Friday, February 13, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Kunjungan ke Wilayah Batas RI-RDTL, Kasum TNI Minta Satgas Pamtas Tanam Pohon Asam di Patok Batas

ATAMBUA, Theeast.co.id – Kepala Staf Umum Tentara Nasional Indonesia, Letnan Jenderal TNI Joni Supriyanto meminta agar Tentara yang bertugas sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Negara RI-RDTL Sektor Timur menanam pohon asam di sekitaran patok-patok batas.

Hal ini dikatakannya dalam pengarahan kepada prajurit TNI di Mako Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur pada kunjungan kerja ke Kabupaten Belu, wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL, Jumat (13/03/2020).

“Rekan-rekan sekalian bahwa permasalahan adalah tentang patok perbatasan. Saya sudah perintahkan patok perbatasan ini coba kamu kelilingi dengan pohon asam,” tutur Kasum TNI.

Pohon asam yang dimaksud adalah bibit pohon asam jawa karena kuat disaat musim kemarau.

Dijelaskan bahwa penanaman pohon asam ini sebagai tanda sekaligus menjaga agar patok batas tidak rusak karena patok tugu yang terus menerus terkena hujan maka akan hancur.

“Kamu sambil jalan patroli bawa bibit itu kamu tanam. Satu patok itu kamu buat setengah lingkaran dengan 3 sampai 5 pohon sudah cukup,” pintanya.

Selain itu penanaman pohon ini juga merupakan bagian dari kegiatan yang sangat mulia dan membantu masyarakat dengan mengingat bahwa daerah Belu adalah daerah kering.

Diberitakan sebelumnya, dalam mengunjungi Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 142/KJ di Kabupaten Belu, Kepala Staf Umum Tentara Nasional Indonesia, Letnan Jenderal TNI Joni Supriyanto mengucapkan terimakasih kepada prajurit dari 142/KJ yang sudah menjalankan tugas selama kurang lebih 7 bulan.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh Satgas yang sudah bekerja maksimal dengan hasil yang cukup baik selama penugasan disini,” pungkasnya.

Dijelaskan bahwa sebagai Satgas Pamtas memiliki tugas pokok dalam menjaga Perbatasan Negara. Akan tetapi selain menjalankan tugas pokok tersebut, sebagai Prajurit TNI harus bisa memberdayakan masyarakat di wilayah Perbatasan.

“Kita tahu saudara – saudara kita disini masih banyak yang harus kita bantu baik itu dari segi kesehatan segi pendidikan, pertanian dan yang lainnya. Tugas kamu lah yang melakukan itu. Jadi selain kamu lakukan tugas pokok pengamanan perbatasan kamu juga melakukan kegiatan – kegiatan pembinaan teritorial sehingga pada saat kamu kembali nanti, ya ada memori baik dari masyarakat,” pinta Letjen TNI Joni Supriyanto.

Dirinya pun memerintahkan agar setiap hari dalam masa penugasan sebagai Satgas Pamtas harus bersosialisasi dengan masyarakat guna mengenal dan mengetahui persoalan dalam masyarakat.

Selain itu pada setiap hari masa penugasan, Letjen Joni Supriyanto juga meminta agar setiap prajurit bisa mengenal 3 warga sekitar.

Prajurit Satgas harus mengikuti irama kultur daerah sekitar tanpa memaksakan kehendaknya sendiri.

“Kamu turun pada masyarakat kamu mengetahui apa permasalahan dia dan kamu mengenal satu dengan yang lain,” imbuhnya.

Keahlian yang dimiliki oleh masyarakat pun wajib diikuti oleh prajurit untuk dipakai melengkapi kekurangan diri dan dipakai untuk memudahkan masyarakat yang lain yang belum mampu.

“Kalau itu bisa kamu lakukan bersama-sama, saya yakin percepatan pembangunan daerah perbatasan akan segera tercapai,” tutur Letjen Joni Supriyanto.

Kepala Staf Umum TNI ini berharap agar di masa penugasan yang tersisa, para prajurit Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 142/KJ tetap mempertahankan prestasi yang diraih ini sehingga ke depannya bisa meninggalkan jejak yang baik.

“Sekali lagi kerja keras kamu ini tidak sia-sia. Kerja keras kamu merupakan pengabdian kamu pada bangsa dan negara. Saya yakin amal baik kamu, pasti mendapatkan balasan dari Tuhan Yang Maha Esa,” tutup Letjen TNI Joni Supriyanto.

Untuk diketahui, Kepala Staf Umum Tentara Nasional Indonesia, Letnan Jenderal TNI Joni Supriyanto mengunjungi Kabupaten Belu wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL Sektor Timur didampingi Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Fadjar Prasetyo, Brigjen TNI Sunarto Setiabudi (Waaslog Panglima TNI), Marsekal Muda TNI Jorry S. Koloay (Waasops Panglima TNI), Brigjen TNI (Mar) Purnomo (Waaster Panglima TNI), Brigjen TNI Seff Nurdin (Waaskomlek Panglima TNI), Brigjen Syaiful Rahman (Dandrem 161/WS), Marsekal Muda TNI Didik Kestito (Wakapuskes TNI) dan Brigjen TNI Gunawan Pakki (Kababek TNI).

Usai turun di Bandara Udara A. A Bere Tallo Atambua, Kasum TNI bersama rombongan yang dijemput Bupati Belu Willybrodus Lay, Bupati Malaka Stefanus Bria Seran dan para pimpinan Forkompimda Belu-Malaka, diantaranya, Dandim 1605 Belu Letkol (Inf) Ari Dwi Nugroho, Kajari Belu Alfons Loe Mau dan Wakapolres Belu Kompol Herman Bessie.

Selanjutnya, Perwira tinggi TNI-AD yang sejak 25 Januari 2019 menjabat sebagai Kepala Staf Umum Tentara Nasional Indonesia ini bersama rombongan melakukan peninjauan Pos Batas Mota’ain dan Pos Batas Salore serta berakhir di Markas Komando (Mako) Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 142/KJ, Kelurahan Umanen, Kecamatan Atambua Barat dan Makodim 1605/Belu. (Ronny).

Popular Articles