ATAMBUA, Theeast.co.id – Sejak pertama kali virus Corona terdeteksi di Wuhan, China, pada Desember 2019, wabah ini telah berkembang sangat cepat ke seluruh dunia.
Penyebaran virus corona (COVID-19) yang meluas ini tengah menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Hal tersebut karena virus corona jenis baru ini disebut bisa menyebabkan kematian.
Penyebaran Virus yang begitu cepat ini lalu WHO melabeli wabah virus corona (COVID-19) ini sebagai pandemi global.
Menanggapi cara penularan dan penanganan terhadap virus tersebut, Pemerintah Daerah Belu juga telah menyiapkan anggaran sebesar 15 Miliar lebih dari APBD Belu.
Hal itu diungkapkan Bupati Belu Willybrodus Lay yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Kabupaten Belu dalam jumpa pers yang digelar di Aula Lantai 2 Kantor Dinas Kesehatan Belu, Selasa (31/03/2020).
“Persiapan penanganan dan lain sebagainya yang terkait dengan Covid-19, Pemda Belu telah siapkan dana sebanyak 15 koma sekian miliar,” pungkasnya.
Anggaran 15 Miliar lebih itu diambil dari uang-uang perjalanan dinas dan beberapa hal yang ada pada lingkup Pemerintah Kabupaten Belu.
Willy Lay juga menegaskan selain uang dari Pemda Belu, sesuai arahan dari Presiden Republik Indonesia melalui menteri Desa telah memerintahkan Aparat Desa juga menggunakan Dana Desa dalam melakukan penanganan terhadap penyebaran virus Corona.
Terhadap virus yang sedang melanda dunia internasional ini, Bupati Belu Willybrodus Lay menghimbau agar semua elemen masyarakat di Kabupaten Belu untuk menerapkan physical distancing atau menjaga jarak fisik antara diri sendiri dan orang lain.
Selain mengikuti pedoman physical distancing, Bupati Lay juga meminta agar semua masyarakat di Belu selalu mencuci tangan, menutup mulut saat batuk dan bersin, dan menghindari menyentuh mata, hidung dan mulut serta keluar rumah disaat penting saja.
Hal-hal tersebut memiliki peran penting dalam membantu mencegah penyebaran virus karena COVID-19.
“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Belu untuk menjaga kesehatan baik diri kita sendiri maupun kesehatan bagi orang-orang yang kita cintai. Karena itu kita sama-sama mentaati langkah pencegahan Covid-19,” tutur Willy Lay.
Untuk diketahui hadir dalam kegiatan jumpa pers tersebut, Kapolres Belu AKBP Clifry S.Lapian, Dandim 1605/Belu Letkol Inf Ari Dwi Nugroho, Kajari Belu Alfonsius Loe Mau, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, dr. Joice Manek, Kepala Dinas Kominfo Belu, Johanes A. Prihatin dan beberapa Pimpinan OPD lainnya. (Ronny).


