Friday, January 16, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Pertama di Belu, Warga Sukabiren Buat Screening Room Cegah Virus Corona

ATAMBUA, Theeast.co.id – Masyarakat kampung Sukabiren, Kelurahan Rinbesi, Kecamatan Atambua Selatan Kabupaten Belu wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL berinisiatif membuat Screening Room dalam rangka mencegah penyebaran virus corona di dalam lingkup kewilayaannya.

Ada dua Screening Room dan juga dua portal yang dibuat warga kampung tersebut yang masing-masing diletakkan pada dua cabang masuk area Sukabiren.

Dua Ruang wajib steril itu dibuat oleh para warga secara swadaya sejak tanggal 28 Maret 2020. Setelah melakukan berbagai koordinasi, “Kawasan Wajib Steril” ini pun mulai diberlakukan pada Senin (30/03/2020).

Tanpa terkecuali, semua warga yang hendak melintasi perkampungan tersebut wajib masuk dalam “ruang wajib steril (screening room) itu dan juga kendaraan yang dikendarai turut serta disemprot disinfektan.

Apabila tidak ingin masuk ke screening room tersebut maka warga boleh melewati jalur lain untuk menuju ke tempat tujuan mereka.

Ketika para warga mulai melaksanakan kawasan Wajib Steril itu, terlihat banyak pelintas jalan yang sangat antusias. Namun, ada beberapa pengguna jalan yang tidak sadar akan pentingnya sterilisasi, menolak untuk disterilisasi dengan memilih melintas melalui jalur lain.

Salah satu tokoh masyarakat, Pius Fahik kepada media ini menjelaskan bahwa apa yang dilakukan oleh Warga Sukabiren dengan mensterilkan wilayahnya untuk memutus mata rantai Virus Corona.

Dikatakan bahwa, semua ini terlaksana atas inisiatif masyarakat yang berada di Lingkungan Sukabiren dengan dukungan dari Pemerintah Kelurahan Rinbesi.

Para tokoh masyarakat juga telah membuat himbauan kepada seluruh warga untuk tidak duduk berkumpul untuk menghindari penyebaran Virus Corona. Rencananya, himbauan itu akan ditempel di sepanjang jalan di Lingkungan Sukabiren.

Pius Fahik menghimbau kepada seluruh masyarakat, baik itu Warga Sukabiren maupun Warga lain yang melintas melalui wilayah tersebut agar mengikuti aturan yang sudah dibuat oleh warga Sukabiren. Selain itu, dirinya meminta agar seluruh warga kabupaten Belu harus bersatu hati guna memutus mata rantai Virus Corona di wilayahnya masing-masing.

“Saya minta untuk kita semua melihat apa yang kami lakukan ini sebagai bentuk kepedulian masyarakat untuk memutus mata rantai Virus Corona,” tandasnya.

Lurah Rinbesi, Oktaviana Andriana Tae kepada media ini mengungkapkan apresiasi pemerintah atas apa yang telah dilakukan oleh Warga Sukabiren.

“Kami dari pemerintah sangat mengapresiasi kegiatan positif yang sudah dilakukan oleh Warga Sukabiren ini. Kegiatan ini sebagai bentuk dukungan real dari warga terhadap program pemerintah dalam rangka memberantas penyebaran Virus Corona,” ujarnya.

Dikatakan bahwa kegiatan ini akan dilakukan dengan waktu yang tak terbatas hingga pemerintah pusat mengumumkan Indonesia Bebas dari Virus Corona.

“Apa yang kami lakukan ini dengan waktu yang tak dapat ditentukan hingga ada pengumuman resmi resmi pemerintah pusat bahwa Indonesia Bebas dari virus mematikan tersebut,” tegasnya.

Dikatakan bahwa sebagai kepala pemerintah Wilayah setempat, Ibu yang akrab disapa Viana itu menghimbau kepada masyarakat agar menghindari kerumunan guna memutus mata rantai Virus Corona.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kelurahan Rinbesi agar tidak keluar rumah, menghindari kerumunan, dan jangan lupa berdoa,” pintanya. (Ronny).

Popular Articles