Saturday, March 14, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Polres Belu Bersama Pemkab Belu dan TNI Lakukan Penyemprotan Disinfektan

ATAMBUA, Theeast.co.id – Dalam rangka mencegah terjadinya penyebaran virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Belu wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL, Kepolisian Resort Belu bekerjasama dengan pihak Pemerintah Daerah Belu dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ada di Kabupaten Belu melakukan penyemprotan disinfektan, Selasa (31/03/2020).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11:00 pagi ini melibatkan Pihak Polres Belu, Brimob Atambua, Kodim 1605/Belu, Yonif RK 744/SYB, Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ, BPBD Belu dan Satpol PP Belu yang kemudian dibagi menjadi 4 tim untuk melakukan penyemprotan disinfektan di sekitaran wilayah perkotaan Kabupaten Belu.

Puluhan kendaraan dari Polres Belu, Brimob Atambua, TNI dan Pemda Belu dikerahkan untuk melakukan penyemprotan disinfektan tersebut.

Kegiatan itu dilepas resmi oleh Wakil Bupati Belu J.T Ose Luan di depan Plaza Pelayanan Publik Atambua.

Kapolres Belu AKBP Clifry S. Lapian saat diwawancarai wartawan media ini mengatakan bahwa kegiatan penyemprotan disinfektan tersebut dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia guna mencegah terjadinya penyebaran virus Corona, Selasa (31/03/2020).

“Hari ini kita melakukan penyemprotan disinfektan di Kabupaten Belu khususnya di Kota Atambua dengan tujuan mencegah penyebaran daripada virus Corona,” tuturnya.

Dijelaskan bahwa kegiatan ini terlaksana atas kerjasama dari Pemda Belu, TNI serta pihak yang tergabung dalam gugus tugas penanganan dan pencegahan Covid-19 di Belu.

“Kita melakukan penyemprotan disinfektan ini di tempat-tempat yang masih adanya aktivitas maupun kegiatan dengan melibatkan banyak masyarakat. Termasuk di jalanan umum, pasar-pasar, gereja, Bandara dan Rumah Sakit,” pungkas AKBP Clifry.

Kapolres Belu ini juga bertekad pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan patroli guna mencegah penyebaran virus Corona di Kabupaten Belu.

“Kita akan terus himbau dan berpatroli. Tapi kita dari Polri dan TNI juga mengharapkan agar dua hal ini juga sama dilakukan oleh tokoh Agama dan tokoh masyarakat sehingga masyarakat bisa sadar bahwa virus ini sangat berbahaya bagi kesehatan diri dan orang lain,” ujar AKBP Clifry Lapian. (Ronny).

Popular Articles