DENPASAR, Theeast.co.id – Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Penanganan Covid19 Bali Dewa Made Indra mengatakan, hingga saat ini, Sabtu (11/4) tidak ada tambahan kasus meninggal karena Covid19 di Bali. “Astungkara tidak ada tambahan kasus mereka yang meninggal, masih tetap 2 warga negara asing yang meninggal. Untuk hari ini rumah sakit belum ada yang melaporkan pasien positif yang sembuh sehingga jumlah pasien positif yang sembuh sampai hari ini masih tetap 19 orang,” ujarnya.
Sementara untuk kasus positif ada tambahan sebanyak 4 orang sehingga secara akumulatif jumlah pasien positif Covid19 di Bali sampai hari ini adalah 79 orang. “Tambahan kasus positif hari ini semuanya imported case atau kasus oleh orang yang memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri. Dengan demikian maka saya dapat jelaskan bahwa dari 79 kasus positif itu terdiri dari 7 orang warga negara asing dan 72 orang warga negara Indonesia.
Kemudian dari 72 orang warga negara Indonesia terdiri dari 51 orang merupakan imported case yang dibawa oleh orang yang memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri, 13 orang lainnya adalah mereka pernah keluar atau terpapar saat keluar Bali dan hanya 8 orang kasus positif karena transmisi lokal,” ujarnya. Kasus terakhir yang 8 orang itu artinya positif karena interaksi di Bali dari orang yang sudah positif sebelumnya. Hanya 8 orang positif yang merupakan transmisi lokal.
Menurut Dewa Indra, informasi ini sangat penting untuk dijelaskan ke publik karena sangat berhubungan dengan kebijakan pemerintah setempat dan bagaimana dukungan masyarakat Bali untuk ikut membantu memutus rantai penularan. Oleh karena 71 kasus positif adalah dari luar Bali maka saat ini seluruh komponen Gugus Tugas Penanganan Covid19 di Bali akan
memperkuat pertahanan di pintu masuk baik itu di Bandara Ngurah Rai sebagai pintu utama dan yang kedua adalah Pelabuhan Gilimanuk yang juga menjadi pintu masuk ke Bali.
Sementara untuk Pelabuhan Benoa karena sudah tidak ada kapal yang merapat lagi maka tidak lagi menjadi pintu masuk untuk kedatangan orang dari luar negeri. Demikian juga Pelabuhan Padangbai ini relatif lebih aman sebagai sumber risiko. Jadi upaya untuk memfilter orang masuk ke Bali adalah bandara dan Pelabuhan Gilimanuk. “Pencegahan kita lakukan dengan sangat ketat. Semua pekerja migran Indonesia asal Bali yang pulang kita periksa secara ketat,” ujarnya.(axelle dae).


