DENPASAR, Theeast.co.id – Pemerintah Provinsi Bali melalui Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bali Dewa Made Indra menggandeng sekitar 50 pengusaha garmen di seluruh Bali untuk membantu mengadakan masker kain. Setelah pemerintah mewajibkan warga untuk mengenakan masker maka stok masker mulai langkah di mana-mana termasuk di Bali. Karena ini adalah wajib maka masyarakat Bali harus menggunakan masker. “Saya tegaskan kembali agar seluruh masyarakat Bali harus menggunakan masker terutama sekali kalau sedang berada di luar rumah. Ini sangat penting, selain untuk menjaga diri sendiri dari paparan Covid19, juga menjaga keselamatan orang lain dari paparan Covid19,” ujarnya di Denpasar, Sabtu (11/4).
Menurut Dewa Indra, setelah mencermati dan mengikuti perkembangan tingkat risiko maka saat ini semua orang wajib menggunakan masker. Sebelumnya, kebijakannya adalah masker digunakan untuk orang yang sakit maka sekarang berkembang masker harus digunakan oleh seluruh masyarakat. “Saya sebagai Ketua Harian Gugus Tugas ini tentu menghimbau seluruh masyarakat Bali yang berada di seluruh pelosok pulau Bali agar menggunakan masker terutama sekali ketika berada di luar rumah,” ujarnya.
Masker yang digunakan ini tentu tidak sama dengan masker yang digunakan oleh petugas medis. Kalau untuk petugas medis masker yang digunakan itu adalah masker bedah dan masker N95. Kemudian masker N95 khusus digunakan oleh petugas medis yang melakukan penanganan PDP di rumah sakit. Sedangkan bagi masyarakat cukup menggunakan masker kain. Masker kain ini harus rajin-rajin dicuci dengan sabun cuci paling lama dalam waktu 4 jam, sudah harus dicuci.
“Jadi saya ulangi bagi petugas medis menggunakan masker bedah dan masker N95. Sedangkan bagi masyarakat yang sehat cukup menggunakan masker kain,” ujarnya. Masker kain sudah diantisipasi untuk diproduksi di Bali.
Setelah dari awal melakukan penjajakan kepada para pengusaha garmen untuk bersama-sama memproduksi masker kain, sampai hari ini telah dilaporkan oleh Kadis Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali sekurang-kurangnya ada 50 pengusaha garmen yang sudah siap memproduksi masker kain. Nuansanya sangat lokal Bali. Warnanya pun tidak tanggung-tanggung karena sangat bervariasi. Ada banyak sekali variasi masker kain untuk warga masyarakat yang sehat, cukup menggunakan masker kain. Kualitas masker sangat bagus dan menjamin dari higienitas, asal dicuci dengan sabun atau deterjen paling lama 4 jam sekali.
“Dengan menggandeng 50 pengusaha garmen di Bali maka masker saat sekarang ini sudah relatif lebih mudah diperoleh. Karena saya katakan tadi para pengusaha garmen sudah kami siapkan lebih awal sebelum saya menyampaikan instruksi ini saya sudah menyiapkan para pengusaha garmen untuk memproduksi masker. Ketika pemerintah menginstruksikan untuk menggunakan masker kain maka masker kain tidak akan sulit diperoleh,” ujarnya.(axelle dae).


