ATAMBUA, Theeast.co.id – Konsultan Pengawas Bendungan Haekrit Alex Leo Renu membeberkan bahwa pekerjaan rehabilitasi bendungan Haekrit senilai 9 miliar lebih sedang macet.
Pernyataan tersebut disampaikannya saat ditemui awak media ini di Atambua, Selasa sore(21/04/2020) dimana konsultan menjelaskan terkait keberadaan proyek yang belum di PHO tersebut.
“Kalau memang macet, betul macet. Lebih baik kita sorot tentang kemacetan karena ini belum di-PHO,” pungkas Alex Leo Renu.
Diungkapkan bahwa saat ini masih ada beberapa pekerjaan lagi yang harus diselesaikan oleh pihak kontraktor dengan uang sisa senilai 2 Miliar lebih.
Pekerjaan dengan nilai kontrak dari proyek yang bersumber dari DOIS PHASE II senilai Rp 9.122.959.000.000 tersebut baru akan di-PHO pada tanggal 31 Juli 2020 mendatang.
Pantauan awak media ini pada Sabtu (18/04/2020), terlihat mes pekerja yang berada dekat bendungan tersebut tidak terdapat aktivitas.
Hanya ada dua excavator berwarna hijau dan kuning yang sedang tidak beroperasi. Namun tidak terdapat seorang pun pekerja yang ada disana
Sebelumnya diberitakan, proyek miliaran rehabilitasi bendungan Haekrit yang letaknya di Dusun Bauatok, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur (Tastim), Kabupaten Belu wilayah Perbatasan Negara yang baru di Serah Terima Sementara Pekerjaan (Provisional Hand Over-PHO) akhir Desember 2019 lalu telah mengalami kerusakan.
Lebih anehnya kerusakan dari proyek yang dikerjakan oleh PT. Pubagot Jaya Abadi ini terjadi pada Spillway atau saluran pembuangan air dari bendungan tersebut.
Pantauan awak media ini pada Sabtu (18/04/2020), terlihat cor semen sudah terpecah dan tembok penahan saluran pembuangan pun ada yang sudah rusak.
Informasi yang didapat bahwa proyek tersebut bernomor kontrak HK.02.03/OP SDA.NT II/OP SDA I/SP/17/VIII/2019 dengan tanggal kontrak 5 Agustus 2019 dan berakhir pada 5 Desember 2019.
Nilai kontrak dari proyek yang bersumber dari DOIS PHASE II senilai Rp 9.122.959.000.000.
Sampai saat ini belum diketahui diketahui siapa Pimpinan atau Kepala Proyek miliaran tersebut sehingga belum berhasil dihubungi media ini untuk dikonfirmasi.
Sesuai informasi di papan proyek, kantor PT selaku kontraktor beralamat di Rukan Ujung Menteng Bussiness Center Blok A 39 Lantai II No 202, Jln. Raya Hamengkubuwono IX Ujung Menteng Cakung-Jaktim. (Ronny).


