DENPASAR, Theeast.co.id – Sebanyak 23 orang mahasiswa yang baru pulang dari luar negeri dan para pekerja migran Indonesia (PMI) akhirnya dijemput oleh masing-masing kabupaten di Bali. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bali Dewa Nyoman Rai Darmadi mengatakan, para PMI dan mahasiswa itu dijemput dari tempat karantina Pemprov Bali oleh masing-masing kabupaten dan kota di seluruh Bali. Mereka dijemput setelah hasil pemeriksaan dinyatakan negatif. “Para PMI dan mahasiswa itu dijemput oleh Pemkab di Bali sesuai asal mereka masing-masing. Mereka dijemput setelah hasil pemeriksaan di tempat karantina provinsi dinyatakan negatif. Maka tugas selanjutnya mereka ditangani oleh masing-masing kabupaten dan kota di Bali,” ujarnya di Denpasar, Jumat (24/4).
Namun menurut Darmadi, setelah sampai di masing-masing kabupaten, mereka tidak langsung dilepas begitu saja ke tengah keluarganya. Para PMI dan mahasiswa itu akan melanjutkan karantina yang sudah disiapkan oleh pemerintah kabupaten. Proses karantina juga akan dilakukan selama 14 hari. Dan sebelum dilepas ke tengah masyarakat dan keluarga, para PMI dan mahasiswa itu kembali diperiksa hasil swabnya sebanyak dua kali dalam rentang waktu tertentu.
“Bila hasil pemeriksaan selama dua kali dinyatakan negatif maka mereka akan dilepas ke tengah keluarga. Namun bila hasilnya positif maka mereka akan ditarik kembali ke provinsi untuk dikarantina atau diisolasi sambil dirawat hingga sembuh. Sebab kalau ada yang positif maka perawatannya menjadi tanggungjawab provinsi,” ujarnya.
Jumlah yang dijemput hari ini Jumat (24/4) sebanyak 23 orang. Mereka tersebar 8 kabupaten di Bali. Kabupaten Badung sebanyak 2 PMI, Buleleng sebanyak 4 PMI dan 6 mahasiswa. Kabupaten Jembrana sebanyak 1 PMI dan 1 mahasiswa. Kabupaten Tabanan hanya 1 mahasiswa. Kabupaten Gianyar dan Karangasem masing-masing 5 PMI. Rinciannya, PMI sebanyak 15 orang dan mahasiswa sebanyak 8 orang. Saat ini di tempat karantina milik Pemprov Bali masih terdapat puluhan PMI dan mahasiswa yang baru datang dari luar negeri.(axelle dae).


