Marsel Mau Meta Dilantik Jadi Penjabat Sekda Belu

Marsel Mau Meta Dilantik Jadi Penjabat Sekda Belu/theeast.co.id

Marsel Mau Meta Dilantik Jadi Penjabat Sekda Belu/theeast.co.id

ATAMBUA, The East Indonesia – Marsel Mau Meta yang kesekian bulannya menjabat sebagai PLH, kini resmi dilantik sebagai Penjabat (PLT) Sekertaris Daerah Belu di Lantai I Kantor Bupati Belu, Senin (29/06/2020).

Jabatan ini diemban guna mengisi kekosongan jabatan di tengah pandemi Covid-19 serta situasi menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Bupati dan Wakil Bupati Belu.

Wakil Bupati Belu, JT Ose Luan mengambil sumpah jabatan dan melantik Marsel Mau Meta menjadi Penjabat Sekretaris Daerah berdasarkan Surat Keputusan Bupati Belu Nomor BKPSDMD.820/182/KEP/VI/2020 tentang Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Belu.

Dalam pelantikan Penjabat Sekda Belu menghadirkan saksi rohaniwan Frater Yosef Freinademetz Natael De’e serta Saksi ASN Inspektur Inspektorat, R. Th. Jossetyawan Manek dan Kepala BKPSDMD, Anton Suri.

Turut serta dalam acara pengambilan sumpah dan pelantikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Belu, Maria Goreti Kiik dan Kepala BP4D Florianus Nahak dan pimpinan OPD Lingkup Pemkab Belu.

Marsel Mau Meta kepada awak media menyampaikan bahwa Sekda sebagai pemegang  jabatan strategis dalam pemerintahan terlebih dalam situasi jelang pilkada yang pelaksanaannya di tengah masa pandemi Covid-19.

“Ada banyak tugas dan tanggungjawab sebagai pelaksana Sekda Belu, terutama dalam era new normal kami harus tetap menjaga kondisi daerah tetap zona hijau serta masyarakat harus semantiasa sehat dan bebas dari Covid-19,” ungkapnya.

Selain menjaga wilayah Belu dalam zona hijau, lanjut Marsel, pihaknya meminta kepada semua ASN bersikap netral dalam situasi jelang pilkada dan tidak terlibat dalam politik praktis.

“Saya minta semua ASN harus netral dan jangan pernah terlibat dalam politik praktis dengan mendukung salah satu paket tertentu dan bagi ASN yang terlibat akan dikenakan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku,” ujar Marsel Mau Meta.

PLT Sekda ini juga meminta kepada semua masyarakat agar tetap mengedepankan protokol kesehatan terutama menjaga jarak, selalu menggunakan masker dan menghindari aktivitas kerumunan demi mencegah penyebaran Covid-19.

Sementara itu Wakil Bupati Belu, JT Ose Luan dalam sambutan mengutarakan proses pelantikan Penjabat mengalami keterlambatan sambil menunggu proses dari pelelangan jabatan sekda oleh BKPSDMD sehingga penjabat sekda melaksanakan tugas selama tiga bulan kedepan sambil menunggu pejabat sekda definitif.

Terkait proses pelelangan Sekda, Wabup mengharapkan agar BKPSDMD segera memulai prosesnya setelah adanya pelantikan Penjabat Sekda sehingga tidak terjadi kekosongan yang berkepanjangan.

Ose Luan menambahkan, menjadi seorang aparatur itu harus berdedikasi dan loyalitas terhadap pimpinan karena itu menjadi penilaian dan harus menjaga diri selama memangku jabatan.

“Jujur itu ada pada orang baik, maka saya sering mengatakan jadilah orang baik saja, jangan jadi orang penting. Orang penting belum tentu jujur tetapi kalau orang baik itu pasti jujur,” ucapnya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati Ose Luan menyampaikan jabatan penjabat ataupun Sekda itu jabatan staf yang melaksanakan. (Ronny).

Facebook Comments