Monday, March 2, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Mengangkat Harkat Pemuda, Dispora Belu Lakukan Atambua Creative Hub

ATAMBUA, The East Indonesia – Sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi Indonesia di perbatasan RI-RDTL, Kabupaten Belu berpotensi besar untuk pengembangan industri kreatif untuk pemuda pemudi.

Karena itu Pemerintah Kabupaten Belu melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Belu mencoba mewadahi pemuda pemudi kreatif lewat kegiatan Atambua Creative Hub (Pusat Kreatif Atambua) yang dirancang dengan tujuan menyediakan fasilitas yang dibutuhkan oleh pemuda-pemudi kreatif yang ada di Kabupaten Belu dengan
berbagai fungsi kegiatan seperti fungsi produksi, pemasaran dan edukasi.

Konsep utama perancangan ini adalah Pusat Kreatif Terpadu yang mengintegrasikan seluruh kebutuhan bagi pemuda-pemudi kreatif.

Hanya saja dalam memulai kegiatan usaha tersebut, para pemuda-pemudi seringkali memiliki 3 permasalahan diantaranya sudah punya ide usaha tapi tidak punya ruang untuk memproduksi, memasarkan dan mengelola usahanya; dalam mewujudkan produknya memiliki keterbatasan pengetahuan dalam mengoperasikan peralatan produksi; serta kurang adanya ruang bersama untuk menampung kegiatan jika terdapat program dan pelatihan entrepreneurship & craftsmanship rutin dengan pakar-pakar industri kreatif.

Hal ini diungkapkan Kepala Dispora Kabupaten Belu, Ferdinandus Bone Lau saat ditemui awak media ini di ruang kerjanya, Kamis (06/08/2020).

“Ini awal pikiran kita supaya pemuda itu daripada duduk-duduk tanpa uang dan menimbulkan masalah. Lebih baik menciptakan lapangan kerja dan menghasilkan uang,” tandasnya

Pria yang biasa disapa Edy Bone Lau ini mengakui bahwa memang selama ini ada pemberdayaan melalui pelatihan-pelatihan tetapi hampir tidak terlihat prakteknya sehingga Dispora Belu menginisiasi untuk membuat kegiatan Atambua Creative Hub. Sebagai permulaan, kegiatan tersebut akan dilakukan di halaman Kantor Dispora Kabupaten Belu dari jam 5 sore sampai jam 10 malam.

“Bila dalam satu atau dua minggu mendatang animo pemuda-pemudi tinggi maka kita akan segera melaunching,” imbuhnya.

Disebutkan bahwa adapun sektor-sektor yang ditargetkan dalam kegiatan Atambua Creative Hub (Pusat Kreatif Atambua) diantaranya arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, fashion, film, animasi video, fotografi, kriya (kerajinan tangan), kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, televisi dan radio.

“Saat ini kita mencoba bagi pemuda-pemudi di sekitaran Kota Atambua untuk melihat animonya seperti apa sehingga kedepannya kita akan mengusulkan ke Pemerintah untuk diperhatikan secara lebih baik. Dan setelah kita melihat ada yang bagus, mereka mencari tempat dan kita akan cari donatur,” imbuh Bone Lau.

Kadis Edy Bone Lau mengharapkan semua karang taruna yang ada terutama di Kota Atambua bersama-sama menciptakan Kabupaten Belu khususnya Kota Atambua menjadi aman tertib dan membantu pemerintah meningkatkan pendapatan pribadi dan kelompok.

“Tujuannya agar para pemuda-pemudi tidak hanya mengharapkan bantuan orang lain dengan bisa menciptakan sendiri peluang kerja dengan kreativitasnya sendiri,” tutur Kadis Pora Belu. (Ronny).

Popular Articles