Sunday, February 15, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Sekian Lama Terbengkalai, Dinas PUPR Belu Rehab Jembatan Gantung Rinbesi – Fatukbot

ATAMBUA, The East Indonesia – Sekian lama tidak diperhatikan dan mengalami beberapa kerusakan, Pemerintah Daerah Belu akhirnya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan perbaikan terhadap jembatan gantung yang menghubungkan Kelurahan Rinbesi dan Kelurahan Fatukbot, Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL.

Dibawah pimpinan Kepala Dinas PUPR Belu, Vincent K. Laka, Dinas PUPR Belu sejak minggu lalu mulai melakukan pekerjaan merehab jembatan gantung yang terletak diantara kampung Sukabiren, Rinbesi dan Asu’ulun, Fatukbot.

Kadis PUPR Belu, Vincent K Laka saat diwawancarai awak media ini mengatakan bahwa perbaikan-perbaikan yang dilakukan dalam pemeliharaan jembatan gantung tersebut diantaranya mengganti lantai jembatan, besi penyangga yang hilang, pengecoran beberapa tempat jalan naik jembatan dan pengecatan keseluruhan jembatan.

Seharusnya dilakukan rehap berat namun karena keterbatasan anggaran akibat refocusing dan realokasi terhadap pandemi covid-19.

“Sebenarnya ini di rehap berat. Namun karena covid-19 maka kita hanya miliki anggaran jembatan gantung sekitar seratus juta,” pungkas pria yang akrab disapa Eng Laka.

Diungkapkan bahwa anggaran yang ada sekitar 100 juta tersebut ternyata belum bisa memenuhi kebutuhan rehap ringan yang dilakukan sehingga pihak PUPR Belu berkoordinasi juga dengan mitranya.

Saat ini perbaikannya baru mencapai 50% dan ditargetkan selesai akhir bulan Agustus 2020 mendatang.

“Dengan rehap ini, diharapkan juga jembatan ini bisa menjadi satu objek swafoto bagi masyarakat Belu khususnya kaum millenial,” tandas Eng Laka.

Kadis PUPR Belu ini meminta agar masyarakat bisa menjaga aset jembatan gantung ini sehingga tidak sembarang mengambil besi, ram dan pengikat untuk kestabilan jembatan.

“Kami juga mengingatkan bahwa jembatan ini berdasarkan informasi sudah dibangun sejak tahun 1993 sehingga tidak boleh menanggung beban yang begitu berat karena bisa berakibat fatal. Masyarakat harus memperhatikan ketidakstabilan jembatan ini,” ujar Eng Laka.

Kadis PUPR Belu ini berjanji pada tahun depan, pihaknya akan menyelesaikan rehap jembatan gantung Rinbesi – Fatukbot yang masih tersisa dengan jumlah anggaran yang lumayan mahal. (Ronny).

Popular Articles