ATAMBUA, The East Indonesia – Lembaga Pengembangan dan Perlindungan Anak (LPPA) mitra Childfund Internasional di Indonesia bersinergi dengan Pemerintah Daerah Belu menggelar kegiatan pelatihan kecakapan hidup bagi orang muda yang ada di Kabupaten Belu.
Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Hotel Nusantara Dua Atambua sejak kemarin (09/09) sampai hari ini (10/09/2020).
Pelatihan ini melibatkan 40 pemuda-pemudi yang berasal dari beberapa Desa dan Kelurahan di Kabupaten Belu diantara Manumutin, Fatubenao, Manuaman, Fatukbot, Naekasa, Dualaus, Leosama, Kabuna, Tulakadi dan Silawan.
Koordinator Umum LPPA di Belu, TTU dan Malaka, Mikhael Riwu melalui Martina T Berek sebagai penanggung jawab program pemberdayaan orang muda saat diwawancarai awak media ini mengatakan bahwa kegiatan ini mengarah pada kesiapan kerja bagi orang muda karena memasuki dunia kerja harus dibekali kompetensi pengetahuan, sikap dan keterampilan, Kamis (10/09/2020).
“Kegiatan ini kita mau orang muda itu siap bekerja. Bagaimana mereka itu menghadapi tantangan khususnya egoisme dalam dunia kerja maupun wirausaha,” tandasnya.
Diterangkan bahwa pihak LPPA ini ingin bakat dan kemampuan bekerja yang ada pada diri pemuda harus dimotivasi secara baik sehingga menciptakan kesiapan mental dalam bekerja juga secara baik pula.
Dikatakan bahwa diantara para pemuda yang mengikuti kegiatan tersebut ada beberapa anak muda yang sudah memulai usaha sayur, jagung, pangkas rambut, ternak babi dan warung kopi.
“Mereka itu memiliki mimpi namun sering kali terkendala dengan permodalan untuk membangun usaha sehingga kita membantu mereka dan mencari donatur lain baik itu swasta maupun instansi daerah,” pungkasnya.
Pihak LPPA sendiri kepada para pemuda telah berkontribusi bagi beberapa pemuda binaan untuk melancarkan bisnis mereka.
LPPA punya harapan besar bahwa setelah pelatihan ini mereka bisa melakukan sesuatu untuk diri, keluarga dan sesama serta mencapai tujuan yang lainnya yaitu membawa perubahan di Desa/Kelurahan.
“Kita akan terus melakukan monitoring dan supervisi langsung ke para pemuda yang kita bimbing dengan berkoodinasi dengan pihak pemerintah setempat sehingga bisa membawa perubahan usaha kerja bagi mereka,” tutur Tina Berek.
Sementara itu Kepala Dispora Belu Ferdinandus Bone Lau melalui Kabid Olahraga Denny Nahak selaku pemateri dalam kegiatan tersebut sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Lembaga Pengembangan dan Perlindungan Anak (LPPA) bagi para pemuda di Kabupaten Belu.
“Materi yang dibawakan oleh saya bagaimana menggapai mimpinya anak-anak pemuda ini. Kita akan memotivasi mereka bahwa sesuatu yang sudah dibayangkan itu juga bisa diwujudkan,” katanya.
Denny Nahak berharap materi yang disampaikan bisa bermanfaat dan berdampak pada masa depan pemuda- pemudi yang ada di wilayah Perbatasan Negara ini.
“Kedepannya kerjasama antara Dispora Belu dan LPPA akan dilakukan kegiatan pameran untuk para pemuda sehingga bisa menjadi ajang pemasaran dari produk-produk yang dihasilkan,” pintanya. (Ronny).


