Sunday, February 15, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Kampanye Sehati, Warga Tasain Minta Kesehatan Gratis, Listrik, Pendidikan, Air Bersih dan Jalan

ATAMBUA, The East Indonesia – Paket Sehati dr. Agustinus Taolin dan Drs. Aloysius Haleserens pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Belu tahun 2020 terus melaksanakan kampanye di wilayah Kabupaten Belu.

Memasuki kampanye hari ke delapan paket sehati masih menggunakan metode tatap muka saat berlangsung di dua titik Desa Tasain Kecamatan Raimanuk Kabupaten Belu. Sabtu, (26/09/2020).

Dalam kampanye tatap muka tetsebut sejumlah persoalan dikemukakan warga di Desa Tasain. Berbagai keluhan yang disampaikan berkaitan dengan belum sepenuhnya mendapatkan kesehatan secara gratis, listrik, pendidikan, air bersih dan jalan.

Kampanye ini calon Bupati Belu dr. Agustinus Taolin, didampingi Ketua Golkar Belu, Yohanes Jefri Nahak dan anggota DPRD fraksi Golkar Theodorus Frederikus Seran Tefa serta beberapa orang tim kampanye paket sehati.

Terkait dengan bidang kesehatan, lagi-lagi masyarakat di Belu mengeluhkan bahwa mereka tidak sepenuhnya mendapatkan pengobatan secara gratis di puskesmas maupun Rumah Sakit di Kabupaten Belu.

Faktanya bukan hanya masyarakat yang memiliki kartu kesehatan gratis yang tidak bisa mendapatkan pengobatan gratis, namun beberapa warga pemegang kartu kesehatan gratis pun mengaku masih tetap membayar biaya pengobatan tertentu di fasilitas kesehatan.

Hal ini sebagaimana diungkapkan seorang warga Dusun Naban Desa Tasain, Timo Bria saat berlangsung sesi tanya-jawab.

“Kami di Desa Tasain, Indonesia sudah merdeka 75 tahun tetapi kami masih dijajah oleh asap-asap lampu pelita tetapi kami masih bertahan,” ujarnya.

Diinginkan, Paket Sehati bila terpilih pada 9 desember nanti, untuk memperhatikan listrik sebagai hal yang menjadi prioritas warga Desa Tasain, karena bagi mereka listrik menjadi yang utama.

“Listrik ini Desa Tasain harus menjadi prioritas nomor satu karena dengan listrik kita bisa berbuat segala hal terlebih komunikasi lewat telepon seluler saat ini sangatlah penting,” pungkasnya.

Selanjutnya yang menjadi harapan masyarakat Desa Tasain adalah berkaitan dengan pendidikan.

“Kalau orang baru datang sini ketemu anak SMP yang jalan menuju sekolah pasti mereka bingung karena yang ada hanya gedung SD Negeri dan gedung itu juga dipakai oleh siswa-siswi SMP,” tandasnya.

Berikutnya yang menjadi kendala bagi masyarakat Desa Tasain khususnya dusun Naban adalah air bersih yang mana ratusan KK menggunakan mata air yang debitnya sangat kecil.

“Kalau disini bagaimana kami yang ratusan KK disini kita konsumsi air dengan debit seperti itu. Karena itu kami minta untuk diperhatikan juga,” imbuhnya.

Dan terkahir harapan dari masyarakat yang merupakan bagian dari Kecamatan Raimanuk ini yaitu jalan.

“Terkait dengan jalan kami ini, kami harapkan bisa jadi prioritas juga,” pinta Tomo diamini oleh para peserta kampanye terbatas lainnya.

Calon Bupati Paket Sehati, dr. Agustinus Taolin menanggapi hal yang disampaikan masyarakat mengatakan, bahwa apabila Paket Sehati nantinya dipercaya memimpin Belu akan memperhatikan apa yang menjadi keluhan masyarakat Desa Tasain, mengingat bahawa hal ini sudah menjadi program prioritas paket sehati, salah satunya memastikan seluruh masyarakat Belu berobat secara gratis dengan hanya menggunakan KTP, karena dengan berlatar belakang orang medis, menjadikan nyawa manusia sebagai yang utama.

Selanjutnya terkait listrik, Agus Taolin berjanji akan menggolkan keluhan terkait listrik hingga ke pihak PLN pusat dan minimal ke tingkat Provinsi NTT.

“Mohon doanya kalau terpilih, mudah- mudahan listrik ini akan menyala dalam tahun depan,” ujar dr Agus Taolin.

Sementara terkait keluhan air bersih, dr. Agus Taolin mengatakan perlu untuk dipelajari dan dikaji secara baik sehingga permasalahan air bersih dapat diatasi secara baik.

“Air ini nanti kita lihat kita akan pelajari betul. Kita hitung betul dengan tokoh masyarakat disini dari mana sumbernya dan bagaimana cara mengalirkannya. Omong air di Belu ini harus hati-hati. Tetap ini masuk dalam program unggulan kami supaya masyarakat Belu semuanya bisa mendapatkan air bersih,” tandasnya.

Agus Taolin pun berjanji gedung sekolah yang dimaksudkan pasti akan direalisasikan karena baginya gedung sekolah sangat diperlukan dalam aktivitas belajar siswa – siswi.

“Kami jadi pasti akan ada gedung disitu untuk SMP. Ini akan diprioritaskan. Anak sekolah masa tidak ada gedung sekolah. Mau belajar bagaimana? Lebih baik Bupati yang tidak ada rumah,” ujarnya. (Ronny)

Popular Articles