Thursday, June 4, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Banjir dan Tanah Longsor Terjadi di 20 Titik di Bali

DENPASAR, The East Indonesia – Hujan deras dan merata terjadi di seluruh Bali, Sabtu (10/10). Hasil pemantauan Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Bali, hujan deras pertama di Bali ini telah mengakibatkan sejumlah bencana alam. “Dari laporan yang diterima di BPBD Bali sampai dengan sore hari ini, terjadi 21 titik bencana alam terutama yang berhubungan dengan bencana hidrologi seperti banjir, longsor, luapan air yang menyebabkan jalan dan jembatan terputus, tembok roboh, pohon tumbang dan sejenisnya,” ujar Kepala BPBD Bali Made Rentin saat dihubungi di Denpasar, Sabtu (10/10/2020).

Ia meminta kepada seluruh masyarakat untuk waspada bila berada di kemiringan, zona rawan longsor, tanah bergerak, dan dilarang berada di bawah pohon saat hujan lebat dan angin kencang.

Lokasi terbanyak berada di Kabupaten Karangasem sebanyak 8 titik, Tabanan 4 titik, Badung dan Gianyar masing-masing 3 titik, dan sisanya tersebar di Jembrana, Bangli dan Kota Denpasar. Itu pun sejauh laporan yang sudah diterima dan direkap. Terbanyak adalah luapan air dan longsor yang menyebabkan kerugian infrastruktur seperti jalan putus, jembatan putus, tembok roboh dan sejenisnya. Hingga saat ini belum dihitung total kerugian yang dialami karena masih sedang dihitung.

Saat ini seluruh petugas BPBD kabupaten dan kota di Bali sudah bersiaga, bukan hanya SDM tetapi infrastruktur. Petugas BPBD bersinergi dengan instansi terkait seperti TNI dan Polri berserta para relawan lainnya untuk bersiaga 24 jam di masing-masing wilayah yang berpotensi terjadinya bencana. Sementara untuk semua masyarakat sangat diminta untuk waspada dan disiplin. Kebersihan lingkungan agar dijaga, saluran air segera dibersihkan, membuang sampah pada tempatnya, sehingga tidak terjadi banjir di pemukiman penduduk, di jalan raya, dan sebagainya.(Axelle Dae).

Popular Articles