ATAMBUA, The East Indonesia – Paket Sehati dr Agustinus Taolin SpPD dan Drs Aloysius Haleserens MM akan memprioritaskan kepentingan masyarakat banyak dan mengesampingkan kepentingan pribadi apabila dipercayakan oleh masyarakat pada Pilkada Belu 9 Desember 2020 mendatang.
Hal tersebut merupakan strategi pencapaian kinerja yang disampaikan oleh dr Agustinus Taolin didampingi Aloysius Haleserens dalam debat perdana calon Bupati dan Wakil Bupati Belu periode 2021-2024 di Aula Hotel Matahari Atambua, Jumat (30/10/2020).
Dijelaskan bahwa strategi yang pertama adalah sinkronisasi perencanaan Anggaran Desa, Kabupaten dan Provinsi.
“Sinkronisasi perencanaan Anggaran ini penting dengan membagi peran yang baik agar tidak tumpang tindih. Perlu kajian teknis dan skala prioritas,” pungkas dr Agus Taolin.
Dirinya menyebutkan bahwa perencanaan harus berdasarkan kajian teknis yang terukur untuk menjamin keberhasilan program- programnya.
“Kami akan lakukan perubahan pola perencanaan dari pola instan berpikir malam, besok kita perintahkan staf untuk laksanakan. Kami akan melakukan perubahannya itu yaitu perencanaan berdasarkan kajian teknis,” pinta Agus Taolin.
Sementara itu berbicara tentang skala prioritas, Paket Sehati dr Agustinus Taolin SpPD dan Drs Aloysius Haleserens MM akan menempatkan kepentingan masyarakat banyak sebagai pertimbangan utama dan mengesampingkan kepentingan pribadi, keluarga ataupun kelompok.
“Kita akan melakukan perubahan dengan menentukan skala prioritas contoh masyarakat hari ini susah air, susah biaya berobat, susah makan. Kita bukan memilih membuat proyek tetapi kita akan lakukan sesuai skala prioritas. Cara berpikir seperti ini yang akan kami ubah,” tandas Agus Taolin.
dr Agustinus Taolin SpPD dan Drs Aloysius Haleserens MM ini juga dalam strateginya akan melakukan monitoring dan evaluasi yang akan dilakukan secara berkala dimulai dari Desa dan Kelurahan.
“Monitoring dan evaluasi akan dilakukan secara periodik dan terus-menerus secara berjenjang dari Desa/Kelurahan,” tegas dr Agus Taolin. (Ronny)


