Friday, January 16, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Pjs Bupati Belu Minta ASN Tidak Usah Takut Ancaman dari Oknum OPD dan Segera Laporkan!

ATAMBUA, The East Indonesia – Tinggal sebulan lagi akan dilangsungkannya Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Belu tahun 2020. Proses politik Calon Bupati dan Wakil Bupati Belu pun kian memanas sehingga tidak menutup kemungkinan para ASN ditekan oleh beberapa oknum dalam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ataupun oknum lainnya.

Karena itu, Pjs Bupati Belu Zakarias Moruk dalam wawancara dengan awak media ini, Selasa (10/11/2020) menegaskan kepada para ASN di Kabupaten Belu untuk tidak usah terpengaruh oleh oknum siapa pun yang mengancam dan menekan dalam Pilkada Belu 2020.

“Saya menegaskan untuk seluruh ASN agar tidak usah terpengaruh dengan ancaman- ancaman dari oknum OPD atau siapa pun. Ada yang bilang begini-begitu, tidak perlu pusing,” pungkasnya.

Hal tersebut lantaran dirinya telah mendengar pad beberapa OPD telah terjadi perbuatan ancam mengancam terhadap para ASN untuk mendukung salah satu paslon.

“Saya dengar dibeberapa OPD ada yang ancam-mengancam. Saya tegaskan untuk tidak perlu takut ataupun risau karena sebagai ASN kita tetap harus menjaga netralitas dalam setiap Pilkada,” ujar Zaka Moruk.

Pjs Bupati Belu pun menegaskan apabila terdapat ASN ditekan atau mendapatkan ancaman maka perlu dilaporkan kepada pihak Bawaslu sebagai lembaga yang mengawasi jalannya pelaksanaan Pilkada serentak 9 Desember 2020.

“Kalau ada ASN yang merasa ada tekanan atau ancaman, silahkan melapor ke Bawaslu sebagai Lembaga yang mengawasi jalannya Pelaksanaan Pilkada,” pintanya.

Dirinya pun meminta agar para ASN di Kabupaten Belu tetap menjalankan tugas seperti biasa demi pelayanan yang baik kepada masyarakat.

Selain itu, Pjs Bupati Belu kembali menghimbau kepada para ASN untuk menghindari terjadinya pelanggaran netralitas ASN yang akhirnya akan merugikan pribadi sebagai seorang ASN seperti yang sudah terjadi kepada 9 orang camat di Kabupaten Belu. (Ronny)

Popular Articles