SINGARAJA, The East Indonesia – Sejumlah warga di Kelurahan Banyuning Kecamatan Buleleng, dan Dusun Buyan Desa Pancasari Kecamatan Sukasada, menjalani rapid test antigen pada hari Kamis (14/1). Rapid test ini dilakukan mengingat penyebaran covid-19 di kedua wilayah tersebut cukup tinggi. Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng juga memutuskan untuk mengawasi secara ketat aktivitas masyarakat selama dua minggu kedepan di kedua wilayah tersebut.
Tracing dilakukan dibeberapa perumaha yang ada di Kelurahan Banyuning. Tracing dilakukan di Perumahan Pradipta Lestari, Lingkungan Banyuning Selatan, di Perumahan Multi Lestari, Lingkungan Banyuning Barat serta di gang Jeruk, Jalan Surapati, Lingkungan Banyuning Utara. Ada sekitar 10 orang warga yang dirapid test antigen oleh Tim Surveilance, dan satu orang diantaranya dinyatakan reaktif.
Dikonfirmasi Lurah Banyuning, Nyoman Sutata yang mendamping Tim surveilance mengatakan kegiatan rapid test khususnya di Kelurahan Banyuning seharunys dipusatkan di Puskesmas Buleleng III. Akan tetapi warga tidak ada yang datang ke Puskesmas tersebut dengan alasan takut. Sehingga Tim melakukan jemput bola dan mendatangi satu persatu warga di rumahnya sesuai dengan hasil tracing yang kontak erat dengan pasien covid-19 sebelumnya. “ Kesadaran masyarakat untuk datang sendiri ke Puskesmas menjalani rapid test sudah tidak mungkin.
Tadi saja saat petugas mendatangi rumah mereka, ada beberapa orang yang sembunyi karena takut. Padahal saya sudah sering menghimbau masyarakat, kalau sudah sempat kontak erat dengan pasien covid-19 atau merasa tidak enak badan segera ke puskesmas biar di cek segera dan gratis “ jelas Sutata.
Sementara itu rapid test di Dusun Buyan, Desa Pancasari, dipusatkan di Puskesmas Sukasada II. Rapid test diikuti sebanyak 104 orang yang tercatat sempat kontak dengan beberapa pasien covid-19 sebelumnya. Dari total 104 orang yang dirapid tersebut sebanyak empat orang dinyatakan reaktif.
Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng yang juga selaku Sekda Buleleng, Gede Suyasa mengatakan warga yang hasil rapi test antigen dinyatakan reaktif, langsung dijemput oleh tim surveilance untuk menjalani swab test di RSUD Buleleng. Swab ini dilakukan unutk memastikan yang bersangkutan terpapar atau tidak. “ hasil swab kemungkinan keluar besok, nanti akan diinformasikan hasilnya. Kita ingin meyakinkan penularan di kedua wilayah tersebut habis dan kondisi kembali normal. “ ungkap Suyasa.
Penulis|Wismaya|Editor|Chris


