SINGARAJA, The East Indonesia – Kasus terkonfirmasi covid-19 di Kabupaten Buleleng mengalami lonjakan hingga 35 kasus yang tercatat di hari Rabu (20/1). Kasus terbanyak terjadi di Kecamatan Sukasada Buleleng dengan jumlah kasus sebanyak 12, dan dari 12 kasus tersebut 8 diantaranya berasal dari Desa Wanagiri.
Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng yang juga selaku Sekda Buleleng, Gede Suyasa saat dikonfirmasi Rabu (20/1) sore megatakan kasus yang tercatat hari ini sangat tinggi mencapai angka 35 kasus dari sehari sebelumnya sebanyak 16 kasus. Yang terbanyak kasus terkonfimasi ada di Kecamatan Sukasada tepatnya di Desa Wanagiri dengan 8 kasus terkonfirmasi. Ini merupakan klaster keluarga dan dari hasil tracing yang dilakukan pasien yang terkonfirmasi ini sempat menjenguk keluarganya yang sakit di salah satu rumah sakit. “ Setelah dilakukan swab ternyata ada yang positif dan OTG sehingga dilakukan tracing lanjutan. Dari tracing lanjutan ditemukan delapan orang yang terkofirmasi dan ini merupakan klaster keluarga.” Ungkapnya
Suyasa juga mengatakan selain di Desa Wanagiri, kasus terkonfirmasi juga terjadi di Kelurahan Banyuning Singaraja dan juga merupakan klaster keluarga. Seorang tenaga kesehatan setelah dilakukan swab ternyata hasilnya positif dan menular ke salah satu anaknya serta seorang pembantu. Kasus nakes yang terkonfirmasi ini bukan berasal dari wilayah banyuning melainkan kasus lain yang sebelumnya terjadi di kelurahan lain.
Sebagian besar kasus yang terjadi di Kabupaten Buleleng saat ini merupakan klaster keluarga. Pasien yang terkonfirmasi saat ini sebagian besar tanpa gejala atau OTG. “ Karena banyak yang OTG maka akan langsung dikirim ke tempat karantina yang disediakan pihak Provinsi Bali.” Imbuh Suyasa.
Tingginya kasus terkonfirmasi dalam beberapa hari terakhir, pihak Satgas akan terus mengefektifkan peran dari tim yustisi untuk penerapan protokol kesehatan. Karena kita bisa membuktikan bahwa dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat itu bisa menurunkan angka kasus secara signifikan. “Kita akan mengefektifkan peran tim yustisi dalam penerapan protokol kesehatan. Karena dengan kedisiplinan penerapan protokol kesehatan akan menekan secara sigifikan kasus covid-19. “ pungkasnya.
Penulis|Wismaya|Editor|Chris.


