Wednesday, March 11, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Belu Terus Meningkat

ATAMBUA, The East Indonesia – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Belu terus mengalami peningkatan. Per hari ini, Rabu (20/01/2021) kasus ini mengalami lonjakan drastis dimana terdapat tambahan sebanyak 28 kasus sehingga menjadi 46 kasus dari total 106 kasus dan yang dinyatakan sembuh sebanyak 60 kasus.

Berdasarkan rilis data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu pada hari ini, Rabu (20/01/2021), update data monitoring dari wilayah kerja 17 Puskesmas yang tersebar di 12 Kecamatan yang disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Kristoforus M. Loe Mau menjelaskan bahwa dari 46 kasus, saat ini 45 pasien tengah menjalani isolasi mandiri di antaranya, di Kecamatan Kota Atambua 7 pasien, Kecamatan Atambua Barat 24 pasien, Kecamatan Atambua Selatan 10 Pasien, Kecamatan Lasiolat 2 pasien, Kecamatan Kakuluk Mesak 1 pasien, Kecamatan Tasifeto Barat 1 pasien. Sementara 1 pasien dari Kabupaten TTU isolasi di RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua.

Pelaku perjalanan total 3.195, selesai 3.166 dan dalam pemantauan 29 orang.

Suspek total 91, selesai 84 dan dalam pemantauan 7 orang dan saat ini menjalani karantina mandiri di Kecamatan Lasiolat 1 orang, Kecamatan Kota Atambua 2 orang, Kecamatan Atambua Barat 1 orang dan Kecamatan Atambua Selatan 3 orang

Sementara itu kontak erat total 470, selesai pemantauan 404 orang. Dalam pemantauan 66 orang.

Probable (meninggal) 7 kasus yaitu Kecamatan Atambua Barat 1 orang, Kecamatan Kota Atambua 3 orang, Kecamatan Atambua Selatan 1 orang, Kecamatan Atambua Barat 1 orang dan Kecamatan Kakuluk Mesak 1 orang.

Adapun rincian dari masing-masing Kecamatan diantaranya;

Kecamatan Kota Atambua ada 3 probable, 7 konfirmasi, 11 kontak erat, 2 suspek dan 0 pelaku perjalanan.

Kecamatan Atambua Barat ada 1 probable, 24 konfirmasi, 22 kontak erat, 1 suspek dan 3 pelaku perjalanan.

Kecamatan Atambua Selatan ada 1 probable, 10 konfirmasi, 30 kontak erat, 3 suspek dan 0 pelaku perjalanan.

Kecamatan Tasifeto Barat ada 1 probable, 1 konfirmasi, 1 kontak erat, 0 suspek dan 5 pelaku perjalanan.

Kecamatan Raimanuk dan Nanaet Duabesi semuanya nihil.

Kecamatan Tasifeto Timur ada 0 probable, 0 konfirmasi, 1 kontak erat, 0 suspek dan 5 pelaku perjalanan.

Kecamatan Lamaknen Selatan ada 0 probable, 0 konfirmasi, 0 kontak erat, 0 suspek dan 4 pelaku perjalanan.

Kecamatan Lamaknen ada ada 0 probable, 0 konfirmasi, 1 kontak erat, 0 suspek dan 3 pelaku perjalanan.

Kecamatan Raihat ada ada 0 probable, 0 konfirmasi, 0 kontak erat, 0 suspek dan 1 pelaku perjalanan.

Kecamatan Lasiolat ada 0 probable, 2 konfirmasi, 0 kontak erat, 1 suspek dan 6 pelaku perjalanan.

Kecamatan Kakuluk Mesak ada 1 probable, 1 konfirmasi, 0 kontak erat, 0 suspek dan 2 pelaku perjalanan.

Hingga hari ini, Rabu (20/01/2021) total rapid tes antigen reaktif sebanyak 238 orang, sedangkan terdapat total SWAB 755 dengan hasil 573 negatif, 106 positif dan 73 menunggu hasil.

Pemerintah Kabupaten Belu terus menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dengan terus menjalankan pola hidup sehat, menjaga jarak fisik dalam beraktivitas, menghindari kerumunan dan selalu membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menggunakan Hand Sanitizer dan wajib menggunakan masker jika beraktivitas di luar rumah serta menjaga imun tubuh.

Bagi warga Kabupaten Belu yang baru pulang dari luar daerah terutama daerah Zona Merah agar melaporkan diri ke Posko Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu atau melalui call center 081238654568 yang aktif 24 jam untuk selanjutnya mengikuti arahan petugas termasuk mengisolasi diri. (Ronny)

Popular Articles