ATAMBUA, The East Indonesia – Musibah kebakaran diduga akibat korsleting listrik menimpa pondok pesantren Al-Muhajirin di Tini, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL, pada Jumat malam, (29/01/2021).
Kebakaran tersebut pun mendapat empati dari Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider Khusus 744/SYB dengan memberikan beberapa jenis bantuan, pada Minggu (31/01/2021).
Bantuan ini diserahkan langsung oleh Wadan Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB, Kapten Inf Satriyo Pinandito secara simbolis kepada Muhammad Sobri selaku Ustad dan pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin Atambua.
Hadir dalam kegiatan penyaluran bantuan tersebut diantaranya Wadan Satgas Kapten Inf Satriyo Pinandito, Pasiter Lettu Inf Mukmin, Pabintal Letda Inf Ikmal, Pakum Satgas Letda Chk Kadek Dwi M, SH., Bater Serka Haidir dan 10 personel lainnya dari Mako Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur.
Ada pun beberapa bantuan yang diberikan diantaranya pakaian sekolah, berbagai jenis perlengkapan dapur, alat tulis dan buku, susu padat dan bubuk, nasi kemasan cepat saji, dan bantuan lainnya.
Wadansatgas Kapten Inf Satriyo Pinandito saat kepada awak media, Senin (01/02/2021) menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan tersebut sebagai rasa peduli dan empati pihak Satgas TNI terhadap musibah yang menimpa saudara-saudara yang berada di Pondok pesantren Al-Muhajirin Atambua.
“Kami hadir, selain menyalurkan bantuan juga memberikan motivasi demi tingkatkan moril para santri yang menjadi korban dimana akibat kebakaran tersebut telah mengakibatkan kerugian materiil seperti bangunan Santri Putri yang hangus terbakar termasuk ijazah, pakaian dan segalanya yang ada didalam bangunan tersebut.” tuturnya
Diharapkan bahwa dengan bantuan ini dapat memberikan support dan meningkatkan moril para korban musibah kebakaran di Pondok Pesantren Al-Muhajirin Atambua.
Sementara itu, Muhammad Sobri selaku Ustad sekaligus pimpinan Ponpes Al-Muhajirin mengucapkan terima kasih kepada Satgas Pamtas RI-RDTL atas bantuan yang diberikan.
“Saya sangat berterima kasih atas segala bantuannya dari satgas Yonif 744 atas musibah yang menimpa pondok pesantren kami,” ucapnya. (Ronny)


