Monday, April 6, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Febby Djuang dan Tarsi Naisali Jabat Ketua dan Waket Askab PSSI Belu 2021-2025, Epy Nahak : Tidak Boleh Ada Ego

ATAMBUA, The East Indonesia – Theodorus Manehitu Djuang atau yang akrab disapa Febby Djuang dan Tarsisius Un Naisali atau sering dikenal Tarsi resmi menjabat sebagai Ketua dan Wakil Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Belu periode 2021-2025.

Terpilihnya dua pria yang sama-sama sering kali bergelut langsung dalam persepakbolaan Kabupaten Belu ini menggantikan Ketua Askab sebelumnya, Yohanes Jefri Nahak atau yang akrab disapa Epy Nahak.

Febby Djuang dan Tarsi Naisali terpilih dalam kegiatan kongres biasa Asosiasi Kabupaten PSSI Belu yang dilaksanakan di GOR LA Bone Atambua, Minggu siang (28/03/2021).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua Askab Belu sebelumnya, Epy Nahak ini dihadiri juga pengurus Askab periode sebelumnya dan para pemilik/pengurus 20 Klub Sepak Bola yang terdaftar di Askab Kabupaten Belu.

Kegiatan kongres biasa ini dilaksanakan dengan agenda pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Askab PSSI Belu periode 2021-2025.

Proses pemilihan tersebut berlangsung secara voting suara diantara 20 klub yang hadir ditambah 1 suara Ketua Askab dalam kongres tersebut.

Febby Djuang yang saat ini juga menjabat sebagai Anggota DPRD Belu tersebut unggul suara terbanyak dari tiga calon lainnya yakni Theodorus Frederikus Seran Tefa, Joao Fransisco Leki dan Tarsisius Un Naisali.

Selanjutnya dilakukan lagi pemilihan suara untuk Wakil Ketua Askab dan diungguli Tarsi Naisali atas Joao Fransisco Leki

Sementara itu, Sekertaris Askab Belu terpilih periode 20-2025 adalah Joao Fransisco Leki.

Mantan Ketua Askab Belu, Yohanes Jefri Nahak saat dikonfirmasi awak media ini, Senin (29/03/2021) menyampaikan bahwa dengan pelaksanaan kongres kemarin maka Askab Kabupaten Belu sudah memiliki Ketua, Wakil Ketua dan sekertaris yang baru.

“Pada pemilihan ketua, pak Febby memiliki 11 suara, pak Theo 9 suara dan 1 suara tidak sah. Sementara pada pemilihan Wakil Ketua yang hanya diikuti 2 orang, diungguli oleh pak Tarsi 15 suara dan 4 suara ke Pak Joao Leki serta 2 suara lainnya tidak sah,” pungkasnya.

Pria yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua KONI kabupaten Belu dan Wakil Ketua I DPRD Belu menerangkan bahwa dengan terpilihnya pengurus yang baru maka harus segera membentuk susunan kepengurusan untuk diajukan kepada KONI Kabupaten Belu agar selanjutnya direkomendasikan dan diteruskan ke Asprov NTT.

Dirinya pun berharap agar Ketua Askab Belu yang baru untuk membenahi kepengurusan dan mempersiapkan tim dari Askab Belu dalam perhelatan beberapa even yang akan dihadapi seperti Soeratin CUP dan El Tari Memorial CUP.

“Sebagai mantan ketua Askab minta untuk ketua yang baru agar segera membenahi kepengurusan dan mempersiapkan tim secara baik untuk mengikuti even Soeratin di Belu dan El Tari Memorial CUP di Lembata,” pungkasnya.

Ketua KONI ini juga mengharapkan agar pengurus Askab yang baru dapat merangkul semua manager dan pemilik klub sehingga dalam mempersiapkan tim sepakbola tidak boleh ada ego klub.

“Tidak boleh ada ego. Jangan sampai tim ini hanya mengakomodir klub-klub tertentu. Kita harap pengurus yang baru harus bisa merangkul semuanya,” tandas Epy Nahak.

Dirinya juga berpesan kalau bisa dalam kepengurusan yang baru dapat membantu Garuda FC untuk terdaftar di PSSI sehingga Belu juga akan menjadi kabupaten pertama yang memiliki 3 klub terdaftar dalam PSSI. (Ronny)

Popular Articles