ATAMBUA, The East Indonesia – Batalyon Infanteri 742/Satya Wira Yudha atau Yonif 742/Satya Wira Yudha merupakan Batalyon Infanteri yang berada di bawah Komando Korem 162/Wira Bhakti, Kodam IX/Udayana. Berdiri pada tanggal 19 Maret 1965 dengan markas Batalyon berada di Gebang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Saat ini Yonif 742/SWY sedang melaksanakan tugas negara dibawah Kolakops Rem 161/WS yaitu sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Negara RI-RDTL Sektor Timur.
Ditengah menjalankan tugas tersebut, tertanggal, 01 April 2021, Komandan dan puluhan personil Satgas Yonif 742/SWY mengalami kenaikan pangkat satu tingkat dari pangkat semula yang mana kenaikan pangkat ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi para prajurit.
Selain prajurit Yonif 742/SWY yang sedang melaksanakan tugas sebagai Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur terdapat juga beberapa personil Yonif 742/SWY yang berada dalam markas Batalyon di Mataram juga mengalami kenaikan pangkat.
Adapun jumlah personel Yonif 742/SWY yang naik pangkat yakni yang sedang bertugas sebagai Satgas Pamtas RI-RDTL sebanyak 22 orang dan dalam Markas Batalyon di Mataram sebanyak 10 orang.
32 orang prajurit ini terdiri dari Dansatgas Yonif 742/SWY dari pangkat Mayor ke Letkol, prajurit Sertu ke Serka 9 orang, prajurit Serda ke Sertu 15 orang, prajurit Praka ke Kopda 6 orang dan prajurit Pratu ke Praka sebanyak 1 orang.
Upacara Kenaikan Pangkat periode 1 April 2021 pun dilakukan di lapangan Mako Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur, Kelurahan Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kamis (01/04/2021).
Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 742/SWY Letnan Kolonel (Letkol) Inf Bayu Sigit Dwi Untoro yang memimpin upacara tersebut dalam sambutannya menyampaikan bahwa kenaikan pangkat satu tingkat merupakan penghargaan yang diberikan negara atas prestasi dan dedikasi para Prajurit dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dalam jabatan.
Selain itu, kata Bayu Sigit, kenaikan pangkat juga merupakan kehormatan dan kepercayaan yang diberikan pimpinan kepada Prajurit, dengan harapan para prajurit tersebut mampu menunjukkan dan mempertanggung jawabkan makna kenaikan pangkat ini secara moral.
“Kenaikan pangkat ini harus dijadikan motivasi dan penyemangat serta tekad untuk memberikan pengabdian yang terbaik bagi Satuan Yonif 742/SWY ini,” pungkasnya.
Pria yang juga resmi mengenakan pangkat Letkol dengan melati dua di pundak itu juga berharap agar para Prajurit dapat meningkatkan kinerja, profesionalitas, berani, tulus dan ikhlas dalam mengabdikan diri kepada masyarakat, bangsa dan negara terlebih saat ini kita berada di wilayah perbatasan.
“Mari kita curahkan pikiran dan tenaga dengan niat yang tulus ikhlas untuk memberikan yang terbaik kepada saudara kita di wilayah perbatasan dengan harapan kecintaan kepada bangsa dan negara tumbuh subur di wilayah perbatasan khususnya RI-RDTL,” tutur Bayu Sigit.
Setelah upacara, acara dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat kepada para Prajurit yang naik pangkat dan dilanjutkan dengan acara tradisi kenaikan pangkat satuan.
Namun tak disangka dalam saling beri selamat tersebut, tiba-tiba para Prajurit tanpa komando langsung mengangkat Dansatgas Pamtas, Letkol Inf Bayu Sigit Dwi Untoro menuju kolam ikan dekat mess-nya untuk menjalani tradisi satuan Satgas Pamtas Yonif 742/SWY seusai menggelar upacara kenaikan pangkat satu tingkat dari pangkat semula yaitu diceburkan ke dalam kolam yang mana saat itu hanya terdapat kolam ikan.
Letkol Bayu Sigit terlihat kaget namun tak bisa berbuat banyak meski dirinya seorang komandan, tetapi itulah tradisi kenaikan pangkat di Batalyon Yonif 742/SWY.
Tak terkecuali, para prajurit lainnya yang mengalami kenaikan pangkat pun turut diceburkan ke dalam kolam ikan tersebut.
Selanjutnya para prajurit Satgas Yonif 742/SWY ini merayakan kenaikan pangkat itu secara sederhana. ***
Penulis – Ronny


