Friday, July 24, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Uskup Atambua: Umat Harus Menjadi Saksi Aktif Kebangkitan Yesus

ATAMBUA, The East Indonesia – Merayakan Paskah 2021, Uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr ajak umat Kristen menjadi saksi kebangkitan Yesus secara aktif.

Dalam kotbahnya pada misa pertama Minggu Paskah (04/04/2021) di Gereja Katedral Sta. Maria Immaculata Atambua, Timor, NTT, Uskup Domi mengatakan, penghayatan Pesta Paskah Kebangkitan Yesus mengandung tugas perutusan untuk menjadi saksi dalam hidup nyata.

Belajar dari para rasul Yesus, yang melewati pengalaman traumatic penyaliban Yesus, namun mereka tetap berani menjadi saksi kebangkitan Yesus, umat Kristen dewasa ini dihimbau sang Uskup agar tetap berani menjadi saksi di tengah situasi sulit.

Uskup Domi menjelaskan, para rasul Yesus sangat berani menjadi saksi dan tetap setia dalam tugas panggilan menginjili dunia, sebab kebersamaan dengan Yesus telah memampukan mereka. Mereka memiliki hidup yang terberkati karena telah setia mengikut Yesus semasa hidupNya. Mendengar perkataanNya dan melihat langsung apa yang dibuat Yesus membuat mereka sanggup menjadi saksi setia kebangkitanNya.

Para rasul Yesus berhasil mengjinjili seluruh dunia, bermodal kekuatan luar biasa dari Yesus yang membuat hidup merek bermakna. Dengan kebangkitanNya, mereka lebih percaya akan apa diajar Yesus. Iman mereka semakin diteguhkan dan menuntun mereka menjadi saksi kebenaran tentang kebangkitan Yesus. Berkat iman yang teguh hanya 12 rasul sanggup menginjili dunia.

Menunjuk situasi konkret tahun-tahun terakhir ini, Uskup Domi mengingatkan, umat Kristen dewasa ini mengalami tantangan berat di bidang ekonomi. Daya beli masyarakat yang menurun, sementara pemodal enggan berinvestasi menantang umat kita bersaksi menjadi pengikut Yesus yang setia.

Menjadi saksi dalam situasi porak-poranda menuntut pengikut Yesus menanggapi segala situasi secara kritis, tidak sekedar pasrah pada keadaan dan hidup membeo.  Jika tidak demikian, kita tetap menjadi orang Kristen yang pasif.

Mengingatkan tentang maraknya dunia social media di jaman ini, Uskup juga menghimbau agar umat gembalaannya tidak semata menjadi forwarder segala informasi yang simpang siur tanpa membaca secara kritis. Ini juga yang menjadi tantangan masyarakat jaman sekarang dan pada masa yang yang akan datang. ***

Penulis – Eustachius Mali

Popular Articles