ATAMBUA, The East Indonesia – Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Belu, dr Agustinus Taolin, SpPD-KGEH., FINASIM dan Drs. Aloysius Haleserens, MM baru berjalan dua hari kerja terhitung kemarin, Rabu (28/04/2021).
Namun dua hari kepemimpinan dr Agus Taolin dan Drs Alo Haleserens ternyata Ir. Florianus Nahak, M.Si mengajukan pengunduran diri sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Belu.
Pengunduran diri ini dilakukan pagi hari ini, Kamis (29/04/2021) kepada Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH,. FINASIM.
Pengunduran diri ini pun langsung ditindaklanjuti oleh Bupati Belu, dokter Agus Taolin dengan mengisi jabatan Kepala BP4D Kabupaten Belu dengan Pelaksana Tugas (PLT).
Dalam mengisi jabatan tersebut, Dra. Maria Kornelia Eda Fahik, MM yang saat ini menduduki jabatan sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu l Pintu ( DPMPTSP ) Kabupaten Belu ditunjuk untuk menjadi PLT Kepala BP4D Kabupaten Belu.
Serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Belu ini pun dilaksanakan di Ruang Kerja Bupati Belu, Kamis sore (29/04/2021) dan disaksikan langsung oleh Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin dan Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens.
Dalam acara tersebut dilakukan pula penandatanganan berita acara serah terima jabatan kepala BP4D Kabupaten Belu oleh Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin serta pejabat lama, Flori Nahak dan pejabat baru Maria Kornelia Eda Fahik.
Hadir juga dalam Sertijab tersebut, Penjabat Sekda Belu, Frans Manafe, S.Pi dan Kepala BKPSDMD Belu, Anton Suri.
Bupati Belu, dr Agustinus Taolin, SpPD-KGEH., FINASIM dalam sambutannya menyampaikan bahwa hari ini dilakukan serah terima jabatan Kepala BP4D dari pejabat lama kepada PLT atas permintaan pengunduran diri yang diajukan oleh mantan Kepala BP4D, Flori Nahak.
“Tadi pagi pak Flori bertemu saya menyampaikan alasan bahwa sudah jenuh karena sudah sekian lama menjabat dan lain-lain sehingga berkeinginan untuk berhenti dari jabatan ini. Kita sudah bicara dan saya memikirkan ini alasan pribadi sehingga saya menerima itu,” pungkasnya.
Karena itu, Bupati Belu dokter Agus Taolin mengucapkan terima kasih kepada Ir. Florianus Nahak atas pengabdiannya sebagai Kepala BP4D.
“Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya karena sudah mengabdi dan berkontribusi selama menjalankan tugas ini sebagai kepala BP4D,” pinta Agus Taolin.
Kepada pejabat baru, PLT Kepala BP4D diminta agar bekerja dengan hati sehingga dapat secara bersama-sama menjalankan tugas pada BP4D.
“Ini tugas berat tetapi percaya didalam dan berkat dari Tuhan serta dibawah kepemimpinan kami, kekuatan itu ada. Yang penting kerja dengan hati. Ibu tidak sendiri kita akan berjalan bersama menjalankan tugas ini,” ujar Bupati Belu, dr Agus Taolin.
Untuk diketahui bahwa, sebelumya Ir. Florianus Nahak, M.Si melakukan pengunduran diri dari jabatan PLT Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu pada, Selasa (23/02/2021) melalui surat bernomor, BP4D.050/81/II/2021 tertanggal 22 Februari 2021 yang ditujukan kepada PLH Bupati Belu, Frans Manafe.
Jabatan PLT Kadis Kesehatan ini dijabat oleh Ir. Florianus Nahak, M.Si menggantikan dr. Joice Manek yang telah pensiun.
Dalam surat tersebut menyebutkan Florianus Nahak sudah menjalankan tugas sebagai PLT Kadiskes Belu selama 79 hari kelender. Kemudian, Florianus Nahak juga ingin fokus pada tugas sebagai kepala BP4D.
Pengunduran diri ini kemudian ditindaklanjuti saat masa jabatan Penjabat Bupati Belu, Drs. Zakarias Moruk, MM pada tanggal 31 Maret 2021.
Penjabat Bupati Belu, Zaka Moruk pun mengganti Ir. Florianus Nahak, M.Si dengan Theresia M. B. Saik, SKM, M. Kes sebagai PLT Kadis Kesehatan Kabupaten Belu yang juga merangkap jabatan sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Belu. (Ronny)


