Saturday, April 11, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Dinkes Bali Tegaskan tidak Ada Warga Bali yang Meninggal Akibat Vaksin Astrazeneka

DENPASAR, The East Indonesia – Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kesehatan Provinsi Bali menjelaskan bahwa hingga saat ini tidak ada satu pun warga Bali yang meninggal karena dampak vaksin Astrazeneca. Kepala Dinas Kesehatan Bali Ketut Suarjaya menegaskan, berita yang bereda luas di masyarakat baik melalui media sosial maupun media mainstream itu tidak benar. Dalam berita tersebut ternyata dijelaskan oleh warga yang tidak memiliki kapasitas di bidang medis. “Informasi tersebut tidak benar jika habis divaksin meninggal dunia,” ujarnya di Denpasar, Selasa (25/5/2021).

Menurut Suarjaya, berita dan informasi tersebut sangat disesalkan karena masyarakat akan mudah percaya dan akan memiliki ketakutan terkait dengan vaksinasi. Sementara fakta sesungguhnya tidak ada. Hal ini harus menjadi perhatian bersama sebab saat ini pemerintah sedang gencar melakukan vaksinasi dan masyarakat sangat antusias menerima vaksinasi tersebut. “Masa setiap orang yang meninggal dunia selalu dihubungkan dengan akibat vaksin, sementara tidak ada penjelasan soal riwayat medis dan sebagainya,” ujarnya.
.
Seperti diberitakan sebelumnya, sorang pria di Bali bernama Muhamad Abdul Malanua (43) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pada Senin (24/5/2021). Pria yang diketahui bekerja sebagai panjahit itu meninggal di kamar indekosnya di Jl Sebatik, Dusun Batu Bintang, Dauh Puri Kelod, Kota Denpasar, Bali. Kepala Dusun Batu Bintang Dauh Puri Kelod I Nyoman Mardika mengatakan, pihaknya belum mengetahui penyebab Malanua meninggal. Namun, dua hari sebelum meninggal Malanua sempat mengikuti vaksinasi di banjar (kantor desa adat setempat) pada Sabtu (22/5/2021) lalu.

Vaksin yang disuntikkan kepada Malanua adalah AstraZeneca. Mardika menyampaikan, bedasarkan keterangan warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian, Malanua memiliki riwayat penyakit vertigo dan darah tinggi (hipertensi). Sebelum divaksin pun, Malanua sempat ke klinik untuk berobat. Warga, kata Mardika, sempat menyarankan agar Malanua menunda vaksinasi lantaran kondisinya baru saja mengalami sakit. Namun, Malanua menolak.

Penulis|Axelle Dhae|Editor|Christ

Popular Articles