Bali akan Gelar Event Sport Tourism Jilid III dengan Tinju di Atas Kolam

45
AUDIENSI. Kadisparda Provinsi Bali Putu Astawa saat menerima Tim Panitia dari Yayasan Pino dan Bahari dan PENA NTT. Kamis (10/6/2021). Foto : Tim

DENPASAR, The East Indonesia – Setelah sukses menggelar event sport tourism pertama dan kedua dengan tinju di atas kolam, Yayasan Pino Bahari Indonesia akan menggelar event bergengsi dengan menggelar tinju di atas kolam. Kali ini mengambil lokasi di LV 8 Resort Canggu Bali, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali. Acara ini didukung penuh Pemprov Bali melalu Dinas Pariwisata Provinsi Bali. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Putu Astawa saat dikonfirmasi membenarkan akan ada event sport tourism di Bali berupa tinju di atas kolam yang digelar di LV 8 Resort Canggu Bali. “Sudah ada koordinasi dengan Yayasan Pino Bahari Indonesia. Kami sudah bertemu untuk berbicara hal ini. Prinsipnya kami sangat mendukung diselenggarakan sport tourism berupa tinju di atas kolam yang digelar di LV 8 Resort Canggu Bali,” ujarnya di Denpasar, Kamis (10/6/2021).

Menurut Astawa, gelaran acara seperti ini sangat dibutuhkan oleh Bali saat ini di tengah situasi pandemi Covid19. Hal ini sejalan dengan anjuran pemerintah terkait sport tourism di Bali. Selain untuk membangkitkan pariwisata Bali di tengah krisis yang ada, sport tourism juga menjadi produk unggulan untuk dikembangkan di Bali. “Selama ini sudah banyak turis asing yang ingin ke Bali. Mereka sudah tidak sabaran agar Bali segera dibuka. Namun karena kondisinya belum memungkinkan untuk dibuka. Berbagai event seperti sport tourism ini yang harus terus digencarkan di Bali agar pariwisata Bali hidup terus,” ujarnya. Astawa menginginkan agar event tersebut tetap mengedepankan protokol kesehatan. Sebab berdasarkan pengalaman sebelumnya, di wilayah Canggih Bali banyak terjadi pelanggaran Prokes yang dilakukan oleh para turis.

Baca juga :  Ketua Umum PB Perbakin Letjen TNI Joni Supriyanto Sambut Kontingen Indonesia

Ketua Yayasan Pino Bahari Indonesia, Pino Bahari mengatakan, pariwisata Bali harus tetap hidup sekalipun di tengah pandemi Covid19. Untuk yayasan yang dipimpinnya berinisiatif menggelar tinju rekreasi atau sport tourism di Bali. “Event serupa ini merupakan yang ketiga kalinya. Event pertama dan kedua mendapat sambutan yang luar biasa baik di kalangan para atlit maupun masyarakat pariwisata Bali. Untuk itu kami ingin mendukung sport tourism Bali dengan menggelar tinju di atas kolam yang ketiga kalinya,” ujarnya. Terkait Prokes, pihaknya akan memperketatnya bagi seluruh peserta yang hadir di lokasi acara. Semua undangan dan penonton wajib menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan. Event akan digelar pada tanggal 24 Juli 2021 dan persiapan saat ini sudah mencapai 90%.

Baca juga :  Pelihara Kemampuan Prajurit, Kodim Klungkung Gelar Latihan Perorangan Dasar

Promotor Tinju Bali Charlie Usfunan mengatakan, saat ini sudah ada 21 ekspatriat yang mendaftar menjadi peserta tinju di atas air. Belum lagi banyak peserta lokal yang sebagian besarnya berasal dari luar Bali. “Kami menargetkan minimal 40 atlit tinju yang akan berpartisipasi dalam event ini bahkan lebih. Sebab sampai saat ini pendaftaran terus mengalir,” ujarnya. Ada empat kategori yang akan dipertandingkan yakni kader (masa seleksi), atlit yunior, atlit senior, dan member. Untuk yang atlit berasal dari berbagai daerah di Indonesia. “Jadi dalam tinju itu ada yang disebut dengan petinju amatir, profesional dan rekreasi. Event kali ini lebih ke tinju rekreasi karena berhubungan dengan sport tourism,” ujarnya.

Baca juga :  Taman Safari Bali Siap Dibuka untuk Wisatawan

Menurut Charlie, dalam pelaksanaannya, acara akan diselingi dengan berbagai atraksi. Usai 5 partai pertama akan diselingi dengan atraksi tampilan musik band Bali. Kemudian akan tampil lagi 5 partai kedua lalu diselingi dengan tarian tradisional Bali dan seterusnya sampai 20 partai berikutnya. View hotelnya pun sangat luar biasa. Penonton bisa menikmati deburan ombak dahsyat, sunset dan kolam renang yang hijau nan luas.

Penulis|Axelle Dhae|Editor|Christovao

Facebook Comments