Gelar Kejuaraan Pencak Silat Tahun 2021, Panitia Terapkan Secara Ketat Prokes Covid-19

170
KEJUARAAN. Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH., FINASIM, saat membuka kejuaraan pencak silat. Rabu pagi (30/06/2021). Foto : Tim

ATAMBUA, The East Indonesia – Olahraga merupakan aktivitas untuk melatih tubuh/jasmani seseorang, maupun mental. Dengan berolahraga metabolisme tubuh menjadi lancar sehingga distribusi dan penyerapan nutrisi dalam tubuh menjadi lebih efektif dan efisien. Kombinasi diet, olahraga dan tidur merupakan kunci yang penting untuk kesehatan total.

Dengan berolahraga rutin, secara tidak langsung tubuh juga akan memiliki kondisi yang lebih prima serta ideal dibandingkan sebelumnya. Pikiran jauh lebih tenang, dan diri menjadi jauh lebih produktif. Tidak hanya membuat diri menjadi lebih prima, olahraga juga dapat menciptakan atlet-atlet berprestasi yang didapat dari suatu perlombaan kejuaraan.

Karena itu untuk berolahraga sekaligus mencari atlet di Kabupaten Belu, salah satu cabang olahraga bela diri, Pencak Silat menggelar kejuaraan antar perguruan se-kabupaten Belu.

Kejuaraan itu dilaksanakan di GOR LA Bone Atambua dalam rangka memperebutkan piala bergilir Bupati Belu ke-IV yang dimulai hari ini, Rabu 30 Juni sampai Sabtu, 05 Juni 2021.

Kejuaraan tersebut diikuti oleh 6 perguruan pencak silat yang ada di Kabupaten Belu diantaranya Perguruan Pencak Silat Sera Panca Jaya, Pencak Silat Tapak Sakti, Pencak silat Cendana Wangi, Pencak Silat Padjajaran, Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Teratai dan Pencak Silat Perisai Diri.

Tema dalam kejuaraan Pencak Silat Bupati Belu ke-IV tahun 2021 adalah melalui kejuaraan pencak silat kita rajut semangat persaudaraan dan sportivitas dalam mengembangkan serta melestarikan pencak silat sebagai budaya asli bangsa Indonesia.

Baca juga :  Gubernur Koster Harap Target 30 Emas di PON XX Papua Bisa Tercapai

Namun, karena saat ini seluruh dunia masih dilanda pandemi Covid-19, maka panitia pelaksana perlombaan kejuaraan Pencak Silat Kabupaten Belu secara ketat dan tegas menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Prokes Covid-19 ini menjadi kewajiban dalam aktivitas kejuaraan yang ada sehingga dapat mengantisipasi potensi klaster baru sebaran virus Corona.

Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Belu ke-IV ini dibuka langsung oleh Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH., FINASIM, Rabu pagi (30/06/2021).

Kejuaraan Pencak Silat ini diawali dengan janji atlet dan juri serta pembacaan deklarasi yang selanjutnya dilakukan penandatanganan deklarasi damai oleh perwakilan masing-masing perguruan pencak silat dan disaksikan oleh Bupati Belu, Ketua IPSI Kabupaten Belu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Belu, anggota DPRD Kabupaten Belu dan para Pelatih Perguruan Pencak Silat.

Sebelum dimulainya kejuaraan tersebut, Bupati Belu, dr Agustinus Taolin pun menyerahkan kembali piala bergilir Bupati Belu kepada Ketua IPSI Belu selaku panitia untuk diperebutkan pada ajang kejuaraan pencak silat antar perguruan.

Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Belu, Benedictus Manek saat diwawancarai awak media ini mengatakan pelaksanaan kejuaraan pencak silat Bupati CUP ini merupakan agenda rutin dari IPSI Kabupaten Belu yang dilaksanakan pada setiap tahunnya.

Baca juga :  Pullman Bali Legian Beach Luncurkan Pameran “Nature of Culture” Oleh Kadek Puja Astawa

“Kejuaraan ini adalah agenda rutin dari IPSI Kabupaten Belu yang kita lakukan disetiap tahunnya dan Piala Bupati ini sudah yang keempat kalinya,” pungkasnya.

Dikatakan pula bahwa pencak silat merupakan budaya bangsa Indonesia yang harus diestarikan, karena pencak silat bukan hanya seni beladiri, tetapi disitu juga terkandung nilai budi pekerti dan nilai sosialnya. Untuk itu sebagai anak bangsa, wajib untuk menjaga dan melestarikannya.

Ketua IPSI Kabupaten Belu ini juga sedikit membeberkan bahwa dengan adanya pembinaan secara berjenjang melalui kejuaraan ataupun event-event lainnya, IPSI Belu telah berhasil mengutus perwakilannya ditingkat nasional dan IPSI Belu merupakan juara bertahan untuk ke empat kalinya di tingkat Provinsi NTT.

“Dengan sering adanya kejuaraan kita IPSI sudah berhasil mengutus perwakilan di tingkat nasional. Karena itu kita pun berharap adanya kejuaraan ini bisa menjaring lagi atlit-atlit yang berpotensi untuk dibawah ke jenjang yang lebih tinggi pada level provinsi maupun Nasional,” pinta pria yang akrab disapa Benny Manek dan juga menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Belu.

Terkait dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 dalam kejuaraan Pencak Silat Bupati Belu tahun 2021, Ketua IPSI Belu menegaskan bahwa pihaknya akan secara ketat menerapkannya.

“Karena kita ini dimasa pandemi Covid-19 kami sangat mentaati prokes covid-19 diantaranya memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan meniadakan penonton. Yang diperbolehkan masuk ke GOR adalah atlit maupun para pelatih yang dikenakan kartu tanda pengenal,” tegas Benny Manek.

Baca juga :  Paket Ramadhan di Grand Aston Jogja

Ketua IPSI Belu pun menyampaikan terima kasih kepada Pemda Belu yang telah mendukung program IPSI Belu dan mengharapkan Pemda Belu juga dapat memberikan perhatian secara khusus dalam pendanaan.

Sementara itu, Bupati Belu, dr Agustinus Taolin dalam sambutannya mengatakan hari ini pada kegiatan kejuaraan Bupati Cup, apapun event yang dilakukan ini merupakan salah satu kegiatan yang sangat penting. Pada setiap cabang olahraga apapun itu
merupakan bentuk untuk mengevaluasi apa yang sudah dikerjakan dan dilakukan.

“Tadi sudah dilakukan pengucapan janji, pegang teguh janji tersebut, karena janji
itu merupakan salah satu ikrar yang telah dilakukan. Oleh karena itu kita harus jaga
dengan menjujung sportifitas. Kalah ya kalah, menang ya menang. Pemerintah tetap mensuport terhadap seluruh atlet, bahkan nanti akan diberikan jenjang prestasi kepada para atlet agar bisa direkrut untuk mendapatkan pekerjaan lainnya,” Bupati Belu.

Diterangkan pula, hari ini walaupun dalam masa Pandemi Covid-19 di Kabupaten Belu
terdapat peningkatan kasus, tetapi Bupati Belu mengharapkan penyelenggaraan kegiatan ini dengan tetap menerapkan standar prosedur kesehatan Covid-19. (Ronny)

Facebook Comments