SINGARAJA, The East Indonesia – Pelaksanaan vaksinasi terpusat di gedung kesenian memasuki hari kelima. Antusiasme masyarakat mengikuti vaksinasi tidak pernah surut. Hari ini yang terdaftar mencapai kurang lebih 2.000 orang. Atas antusiasme besar masyarakat ini, Satgas Penanganganan Covid-19 Kabupaten Buleleng akan memperpanjang jadwal vaksinasi sampai tanggal 9 Juli 2021. Hal tersebut diungkapkan Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas Covid-19 Kabupaten Buleleng Ketut Suwarmawan,S.STP, M.M., saat menyampaikan rilis update penanganan Covid-19 di ruang kerjanya Rabu,(30/6/2021).
Suwarmawan yang juga selaku Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Buleleng juga mengatakan dalam pencapaian target 70% penduduk tervaksin skema tambahanpun dilakukan selain pola tuntas kewilayahan juga vaksinasi terpusat dilakukan kali ini serangkaian Hari Bhayangkara ke 75 yang dilakukan terpusat di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja.
“Berkaca dari kegiatan terpusat ini dan melihat partisipasi yang cukup tinggi dari masyarakat, maka vaksinasi yang dilakukan di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja akan diperpanjang sampai tanggal 9 Juli 2021,” jelasnya.
Lebih lanjut terang Kadis Suwarmawan, selain terpusat pelaksanaan vaksinasi juga menyasar daerah-daerah di Kabupaten Buleleng yang persentase capaian vaksinasinya masih rendah, seperti di Kecamatan Seririt yang ditangani tim satgas bersama pihak kecamatan. “Sinergitas dari pihak TNI-Polri juga melaksanakan vaksinasi dibeberapa tempat seperti di Desa Sangsit Kecamatan Sawan,” tambahnya.
Disinggung terkait Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Desa/Kelurahan, Kadis Suwarmawan mengatakan, sesuai instruksi pusat dan Gubernur Bali, Bupati Buleleng mengeluarkan Surat Edaran No. 1600/COVID-19/VI/2021 yang berlaku mulai kemarin sampai tanggal 13 Juli 2021. Edaran ini sebagai bentuk antisipasi akibat kasus Covid-19 yang meningkat di beberapa daerah termasuk Buleleng.
Terkait perkembangan penanganan Covid-19 hari ini, sembuh 1 orang dari Kecamatan Gerokgak. Sedangkan kasus konfirmasi baru berjumlah 24 orang berasal dari Kecamatan Gerokgak dan Banjar masing-masing 5 orang, Kecamatan Buleleng dan Sukasada masing-masing 4 orang, Kecamatan Sawan 3 orang dan masing-masing 1 orang dari Kecamatan Busungbiu, Seririt dan Tejakula. Selain itu kasus probable hanya 1 orang dari Kecamatan Seririt.
Secara kumulatif, kasus konfirmasi sebanyak 4.232 orang, sembuh 3.932 orang, meninggal tetap 182 orang, sedang dirawat 118 orang. Sementara itu kasus suspek kumulatif sebanyak 4.959 orang, kontak erat kumulatif 21.557 orang, kasus konfirmasi non suspek/kontak erat 258 orang dan kasus pelaku perjalanan terkonfirmasi sebanyak 2 orang.(Wismaya).


