Wabup Alo Haleserens Serahkan 500 Sertifikat Redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria

32
FOTO : Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM menyerahkan secara langsung Sertifikat Redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) kepada sebanyak 500 penerima, Rabu (22/09/2021).(tim)

ATAMBUA, The East Indonesia – Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM menyerahkan secara langsung Sertifikat Redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) kepada sebanyak 500 penerima, Rabu (22/09/2021) siang.

Penyerahan sertifikat redistribusi tanah objek reforma agraria tahun 2021 ini dilakukan di Desa Tohe, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL dengan luas 215,8289 Hektar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Pertanahan Kabupaten Belu, Goncalo Antonio, SH, Camat Raihat, Arther Rinmalae, SP, Pj. Kades Tohe, Bhabinpol Desa Tohe serta perwakilan masyarakat penerima.

“Hari ini bertepatan dengan Hari Agraria dan Tata Ruang Tahun 2021, saya akan menyerahkan sebanyak 500 sertifikat tanah kepada para penerima di Desa Tohe ini,” pungkas Alo Haleserens.

Baca juga :  Bali Day by Day Covid-19
FOTO : Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM menyerahkan secara langsung Sertifikat Redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) kepada sebanyak 500 penerima, Rabu (22/09/2021).(tim)

Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens Haleserens, MM ini berpesan agar sertifikat tanah yang diserahkan digunakan sebaik-baiknya untuk hal-hal produktif guna meningkatkan ekonomi masyarakat.

Dengan adanya kepemilikan sertifikat ini dikatakan masyarakat memiliki hak yang pasti atas tanah.

Wabup Alo Haleserens juga berpesan kepada Camat Raihat dan Pj. Kepala Desa Tohe untuk membantu Badan Pertanahan Kabupaten Belu sehingga penyerahan sertifikat dapat secepatnya dilaksanakan.

Untuk diketahui, tujuan Redistribusi Tanah adalah mengadakan pembagian tanah dengan memberikan dasar pemilikan tanah sekaligus memberi kepastian hukum hak atas tanah kepada subjek yang memenuhi persyaratan sehingga dapat memperbaiki serta meningkatkan keadaan sosial ekonomi subjek redistribusi tanah.

Penulis|Ronny|Editor|Christovao

Facebook Comments