Saturday, March 28, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Jaga Perbatasan Negara RI-RDTL, Yonif 743/PSY Silahturahmi Dengan Wartawan di Belu

ATAMBUA, The East Indonesia – Satuan tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Negara Republik Indonesia – Republik Demokratik Timor Leste (RI-RDTL) telah mengalami pergantian tugas.

Sejak 23 November 2021 yang lalu sampai 9 bulan kedepan, Batalyon Infanteri 743/Pradnya Samapta Yudha atau Yonif 743/PSY menggantikan 2 satuan sekaligus yaitu Yonif 742 sebagai penjaga batas RI-RDTL Sektor Timur dan Yonarmed 6 Kostrad sebagai penjaga batas RI-RDTL Sektor Barat.

Satuan yang bermarkas di Kabupaten Kupang, Provinsi NTT tersebut kali ini mendapatkan tugas menjaga sekaligus Batas Negara RI-RDTL sektor Barat dan Sektor Timur.

Sebagai silaturahmi, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-RDTL Batalyon 743/Pradnya Samapta Yudha (PSY) pun menggelar coffee morning bersama wartawan yang tergabung dalam Persatuan Jurnalis Perbatasan (Pena Batas) RI-RDTL yang bertugas di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Coffee morning Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 743/PSY bersama wartawan Pena Batas RI-RDTL tersebut sebagai bentuk silaturahmi ini berlangsung di pendopo depan Mako Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur di Kelurahan Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, Rabu (08/12/2021).

Dansatgas Pamtas RI-RDRL Yonif 743/PSY, Letkol Inf Andi Lulianto menyampaikan personil Satgas Pamtas yang bertugas kurang lebih 500 orang.

Pihaknya jelas Dansatgas tidak saja bertugas mengamankan wilayah perbatasan Sektor Timur, tetapi juga wilayah Sektor Barat yang ada di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

“Personil kami kurang lebih 500 orang dan tugas kami bukan saja di Sektor Timur, tetapi juga Sektor Barat, ini cukup luas sehingga kegiatan kami cukup padat,” katanya.

Letkol Andi berharap dukungan seluruh elemen masyarakat termasuk media atau wartawan sehingga pihaknya selama menjalankan tugas mengamankan wilayah kedaulatan NKRI berjalan dengan baik.

“Jadi kami perlu kerjasama dengan teman-teman wartawan untuk mendukung kegiatan dan rencana kegiatan yang akan kami lakukan selama 9 bulan bertugas di sini,” ujarnya.

Coffee morning ini tambah Dansatgas adalah pertemuan pertama, kedepan akan terus membangun komunikasi dan kerjasama yang baik.

Sementara itu, Ketua Pena Batas, Stefanus Dile Layong menyampaikan terima kasih kepada Dansatgas Pamtas Yonif 743/PSY bersama jajaran yang telah menggelar coffee morning bersama para pekerja media yang bertugas di Kabupaten Belu.

Ia berharap pertemuan ini adalah silaturahmi awal dan akan terus menjalin hubungan dan kerjasama yang baik kedepannya.

Pena Batas tambah Stef akan mendukung penuh Yonif 743/PSY dalam mengemban tugas Negara yakni menjaga dan mengamankan kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI.

Untuk diketahui, sebanyak 500 personil ini dibagi dalam 36 pos Batas Negara dan 3 kalan di sepanjang wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL Sektor Timur dan Sektor Barat. ***

Penulis – Ronny|Editor – Chris

Popular Articles