DENPASAR, The East Indonesia – Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Provinsi Bali Gede Sudiarta mengatakan, pasca liburan Natal dan Tahun Baru ternyata banyak orang yang dinyatakan positif setelah berlibur ke Bali. Setelah seorang warga Surabaya yang dinyatakan positif Omicron setelah berlibur ke Bali, kini muncul lagi berita soal beberapa direktur PLN Pusat yang dinyatakan positif setelah berlibur ke Bali.
“Berita dan informasi seperti ini sangat merugikan Bali. Seolah-olah semua orang yang pernah datang ke Bali berpotensi positif. Virus itu adanya di Bali, sehingga semua orang yang datang ke Bali positif. Ini tidak benar, sebab dalam kasus warga Surabaya yang dinyatakan positif setelah berlibur ke Bali, kemudian semua warga yang kontak erat dilakukan test PCR, hasilnya negatif. Ada 11 orang yang ditest PCR dan semuanya negatif. Jadi sudahlah, kita sudah paham,” ujarnya di Denpasar, Selasa malam (4/1/2022).
Informasi terakhir, setelah kasus warga Surabaya yang positif setelah berlibur ke Bali, masih ada lagi beberapa direktur PLN Pusat yang dinyatakan positif setelah bertugas ke Bali. Ini juga merugikan Bali. Sejumlah direktur PT PLN (Persero) terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka terpapar Covid usai mengikuti kegiatan di Bali. Kondisi ini mengakibatkan kantor pusat PLN lockdown. Manager Komunikasi PLN Unit Induk Bali (UID) Bali, I Made Arya membenarkan terkait sejumlah direktur PLN pusat terpapar Covid-19. “Iya memang benar, informasi yang saya peroleh, dua direktur dan satu direksi terkonfirmasi Covid,” ucapnya, Selasa (4/1/2022) malam.
Sebelumnya kata Made Arya, sejumlah direktur dan direksi PLN mengikuti rapat terkait kesiapan G20 dengan Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan di Bali pada tanggal 27 Desember 2021. Ketika kembali ke Jakarta dan dilakukan tes PCR, mereka dinyatakan Covid-19 namun tanpa gejala. “Positif Covid tapi tanpa gejala, kondisi direktur juga baik-baik saja,” terangnya.
Mengetahui sejumlah direktur dan direksi terkena Covid, General Manager PLN UID Bali dan beberapa pejabat PLN di Bali yang saat itu turut mendampingi langsung dilakukan tracing dan menjalani tes PCR. Untuk hasil tes PCR ucap Made Arya, baru bisa diketahui besok, Rabu (5/1/2022). Kendati demikian, kondisi GM PLN Bali dan pejabat PLN di Bali dalam kondisi sehat.***
Editor – Axelle Dhae


