Monday, January 26, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Ini Syarat dan Tarif Pasang Sambungan Baru di PDAM Belu

ATAMBUA, The East Indonesia -Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di bidang pelayanan air minum.

Di Kabupaten Belu sendiri, Pemerintah  memiliki sebuah Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang terus bergerak melakukan berbagai upaya dalam melayani kebutuhan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Belu.

Untuk itu salah satu upaya PDAM Belu agar dapat memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat Kabupaten Belu untuk dapat menikmati air bersih dan mendukung terciptanya layanan yang efektif, tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat mutu adalah melakukan Sambungan Baru.

Direktur PDAM Belu, Ir Fridolinus Siribein. FOTO – IST.

Hal ini diungkapkan Direktur PDAM Belu, Ir. Fridolinus Siribein saat dikonfirmasi awak media The East Indonesia, Senin (10/01/2022).

“Agar masyarakat Kota Atambua dan sekitarnya dapat lebih menikmati pelayanan air bersih, salah satu upayanya yaitu melakukan Sambungan Baru bagi para calon pelanggan,” ujarnya.

Adapun biaya Sambungan Baru bagi calon pelanggan berdasarkan Perda yaitu sebesar Rp. 1.450.000.

Dirinya pun mengatakan bahwa tidak sulit untuk melakukan suatu Sambungan Baru bagi para calon pelanggan dengan hanya mengikuti beberapa persyaratan.

“Bagi masyarakat calon pelanggan yang mau membuat Sambungan Baru bisa langsung datang ke PDAM Belu dengan membawa KTP. Silakan ke sini nanti membawa uang Rp. 1.450.000, itu sesuai dengan Perda,” tandas Frido Siribein.

Dengan biaya itu, Direktur PDAM Belu menerangkan bahwa Pemasangan Sambungan Baru akan mendapatkan 1 pipa dan disertai aksesoris lengkap. Sehingga apabila jarak lokasi lebih dari 1 pipa maka calon pelanggan akan diminta menanggung kelebihan paket pemasangan tersebut.

Dijelaskan pula bahwa proses pemasangan Sambungan Baru kurang lebih 7 hari setelah pihak PDAM Belu menerima pendaftaran dari calon pelanggan.

“Staf kami yang tersedia kurang lebih 45 orang, semua punya kesiapan untuk melayani dengan sebaik-baiknya. Semua akan lewat prosedur, tidak ada istilah bahwa hari ini kita bayar, hari ini juga kita sambung karena kita antrian. Tetapi yang pasti kita memiliki 7 hari batas waktu untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ingin sambung baru,” pungkas Frido.

Direktur PDAM Belu juga menyampaikan bahwa pada Tahun 2022 ini pihaknya akan melaksanakan pelayanan dengan istilah jemput bola dimana pelanggan dihargai sebagai raja.

“Kami akan berusaha di Tahun 2022 ini bentuk pelayanan kita itu, kita istilah jemput bola. Pelanggan itu sebagai sebagai raja, sebagai ratu. Kami akan layani dengan sebaik-baiknya sehingga pelayanan air ini bisa optimal,” tutur Frido Siribein.

Untuk diketahui saat ini pihak PDAM Belu memiliki 4000-an pelanggan aktif yang menggunakan pelayanan air bersih. ***

Penulis – Ronny|Editor – Chris

Popular Articles