ATAMBUA, The East Indonesia – Pemerintah Kabupaten Belu dibawah kepemimpinan Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH., FINASIM dan Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM terus menunjukkan kepedulian terhadap warganya yang terdampak luapan banjir di beberapa wilayah pada Kecamatan Raimanuk dan Kecamatan Tasifeto Barat.
Luapan banjir yang terjadi pada, Selasa (08/02/2022) tentunya menyebabkan rumah warga, lahan pertanian, perkebunan dan persawahan di sekitar bantaran kali terendam.
Pada malam di hari kejadian luapan banjir tersebut, Bupati Belu, dokter Agus Taolin langsung turun untuk melihat warganya.
Sebagai pemimpin daerah, Agus Taolin juga langsung menyerahkan bantuan emergency secara simbolis.
Penyerahan simbolis dilakukan dengan menyerahkan mie instan kepada beberapa warga masyarakat setempat.
Selain mie instan, Pemda Belu pun memberikan berbagai macam bantuan yang sifatnya emergency seperti kasur, family kid, selimut, makanan anak, kids ware, beras, kompor, air mineral, makanan siap saji, ember, gayung dan masker.
Tak sampai disitu, Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH., FINASIM dan Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM dan jajarannya langsung berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Provinsi untuk mendatangkan bantuan bagi warga Belu yang terdampak luapan banjir di beberapa wilayah pada Kecamatan Raimanuk dan Kecamatan Tasifeto Barat.
Hasil koordinasi pun membuahkan hasil yang manis. Tak tanggung-tanggung, Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Sosial memberikan bantuan sebanyak satu (1) trek untuk warga Belu yang terdampak luapan banjir di beberapa wilayah pada Kecamatan Raimanuk dan Kecamatan Tasifeto Barat.
Bantuan tersebut pun diserahkan kepada Pihak Pemerintah Kabupaten Belu. Penyerahan dilakukan didepan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Belu, Kamis (10/02/2022).
Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT melalui Kepala Bidang Perindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Daud Abihut Natun kepada Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH., FINASIM didampingi Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM.
Dalam penyerahan tersebut disaksikan juga oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Belu, Kabid Perindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Belu dan beberapa pimpinan OPD dan staf.
Usai penyerahan bantuan, Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH., FINASIM dalam sempat wawancara dengan media The East Indonesia menyampaikan terimakasih banyak atas respon yang baik dan cepat dari Pemerintah provinsi NTT dalam memberikan bantuan kepada warga masyarakatnya di Desa Tasain, Kecamatan Raimanuk dan Desa Rinbesihat, Kecamatan Tasifeto Barat.
“Kita sangat berterimakasih kepada Pemerintah Provinsi dalam hal ini Bapak Gubernur melalui Dinas Sosial dan Balai Efata Kupang. Ini merupakan respon yang sangat cepat. Sekali lagi terimakasih atas kerjasama dan koordinasi yang telah dibangun untuk memperhatikan masyarakat kita yang terkena bencana luapan banjir,” pungkasnya.
Bupati Belu juga menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi memberikan berbagai macam jenis bahan bantuan sebanyak 1 trek untuk penanganan darurat kepada masyarakat Kabupaten Belu yang terdampak luapan banjir di beberapa wilayah pada Kecamatan Raimanuk dan Kecamatan Tasifeto Barat.
Karena itu, dirinya berjanji akan membagi-bagikan bantuan tersebut secara berimbang yang akan diatur oleh Dinas Sosial Kabupaten Belu sesuai data di lapangan.
“Hari ini kita diberi banyak bahan-bahan bantuan untuk kepentingan darurat atau kebutuhan dasar sebanyak 1 trek dari pihak Pemerintah Provinsi. Kita akan mendistribusikan secara proporsional yang akan diatur oleh Dinas Sosial Kabupaten Belu,” pinta Dokter Agus Taolin.
Sementara itu Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT melalui Kepala Bidang Perindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Daud Abihut Natun menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan respon cepat, sigap dan tanggap atas laporan dari Pemerintah Kabupaten Belu terhadap warga yang terdampak banjir di Kabupaten Belu pada Selasa (08/02).
“Apabila ada bencana di Kabupaten dan dilaporkan kepada kami maka kami pasti akan segera mem-backup Pemerintah Daerah sesuai kemampuan kami di Provinsi,” imbuhnya.
Kabid Linjamsos Dinas Sosial NTT juga menerangkan bahwa saat ini bantuan yang dibawa ke Kabupaten Belu berupa 70 lembar tenda gulung, makanan siap saji 300 paket, selimut 100 lembar, kasur 60 buah, perlengkapan dapur 10 paket, matras 10 buah, air minum kemasan, mie instan, makanan anak, food ware, pempers, pembalut wanita, kids ware, sabun mandi beberapa bantuan lainnya.
“Hari ini kita bawa bantuan dan mau diserahkan di Kabupaten Belu nilainya berkisar di angka dua ratusan juta rupiah,” ujar Daud.
Untuk diketahui sebelumnya diberitakan, Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH FINASIM merespon secara cepat kesusahan yang dialami oleh warganya di beberapa wilayah yang ada di Kecamatan Raimanuk dan Kecamatan Tasifeto Barat.
Kesusahan itu datang karena adanya luapan banjir yang terjadi pada, Selasa (08/02/2022) dan menimpa area Dusun Motamaro, Dusun Funeno dan Dusun Rarina, serta dua dusun lain di Desa Tasain, Kecamatan Raimanuk dan Dusun Seo B, Maktaen, dan Dusun Bekomean, di Desa Rinbesihat, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu.
Melihat akan keadaan tersebut, pada malam harinya, (08/02), sebagai Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH., FINASIM langsung meninjau lokasi-lokasi titik luapan banjir yang terjadi di beberapa wilayah pada 2 kecamatan tersebut akibat hujan deras yang tak kunjung henti dalam beberapa jam.
Luapan banjir pun menyebabkan rumah warga, lahan pertanian, perkebunan dan persawahan di sekitar bantaran kali terendam air.
Tidak hanya sekedar meninjau lokasi, Bupati Belu yang juga adalah seorang dokter ahli penyakit dalam di Indonesia ini mengerahkan sejumlah bantuan untuk warganya.
Prihatin akan apa yang dialami warganya, pada kesempatan malam itu juga, Bupati Belu melakukan penyerahan bantuan secara simbolis beberapa dos mie instan.
Selain mie instan, beberapa jenis bantuan pun diserahkan oleh Pemerintah Kabupaten Belu terhadap masyarakat yang terdampak luapan banjir pada beberapa titik di Kecamatan Tasifeto Barat dan Kecamatan Raimanuk.
Bantuan yang diberikan merupakan respon cepat terhadap bencana yang terjadi, untuk meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah banjir. Bantuan tersebut tidak seberapa tetapi sangat berarti untuk meringankan beban masyarakat yang merupakan bentuk kepedulian kepada sesama yang membutuhkan.
Hal ini terungkap saaat awak media The East Indonesia mewawancarai langsung Hironimus J. Salem, S.IP sebagai Kepala Bidang Perindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) pada Dinas Sosial Kabupaten Belu, Kamis (10/02/2022).
Dijelaskan bahwa Pemda Belu sendiri telah menyerahkan berbagai bantuan untuk warganya yang terdampak banjir khususnya di Rinbesihat dan Tasain diantaranya kasur, family kid, selimut, makanan anak, kids ware, beras, kompor, air mineral, makanan siap saji, ember, gayung dan masker.
“Jadi sebagai bentuk kepedulian, kita pemerintah Kabupaten itu melalui Dinas Sosial dan BPBD sudah memberikan beberapa jenis bantuan yang sifatnya emergency untuk penanganan bencana banjir di Tasain dan juga Rinbesihat. Ini tentunya kita bagi berdasarkan data warga terdampak yang ada pada kita,” pungkasnya.
Pria yang akrab disapa Roni Salem ini juga menerangkan bahwa sesungguhnya Pemerintah Kabupaten Belu juga sejak kejadian itu sudah langsung berkoordinasi dengan pihak Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mendapatkan lagi bantuan kepada warga yang terdampak luapan banjir di Tasain dan Rinbesihat.
“Kita juga telah berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Provinsi untuk membantu kita dalam tanggap terhadap bencana yang dialami oleh warga di Desa Tasain dan Rinbesihat. Permintaan kita sudah direspon dan akan segera disalurkan,” tandasnya.
Untuk keadaan saat ini di beberapa titik lokasi akibat luapan banjir, Roni Salem menyampaikan bahwa air sudah surut dan para warga sudah kembali ke rumah untuk membersihkannya. (Ronny)


