SINGARAJA, The East Indonesia – Jajaran Satreskrim Polres Buleleng hingga saat ini telah memeriksa empat orang saksi terkait kasus bentrok dua keluarga di Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar. Namun hingga kini polisi masih mendalami kasus tersebut karena belum ada titik jelas kronologis kedua keluarga tersebut bentrok.
Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP Yogie Pramagita dalam keterangan persnya Rabu (9/3) di Mapolres Buleleng mengatakan, polisi masih belum memastikan kronologis kejadian bentrok dua keluarga tersebut karena saksi lainnya belum bisa diminta keterangannya. “Untuk kronologisnya masih kita dalami dan menunggu keterangan saksi lain. Itu dikarenakan yang bersangkutan masih dalam perawatan di rumah sakit,” ungkapnya.
Disamping empat orang saksi telah diperiksa, polisi juga mengamankan barang bukti yang ditemukan di TKP. Barang bukti tersebut yakni sebatang alu, dua buah linggis, potongan pipa besi serta sebilah golok. “ Barang bukti ini kita temukan di TKP, dan siapa yang menggunakan masih dilakukan pendalaman. Untuk perkembangan lanjutan nanti kita sampaikan karena kedua belah pihak sama-sama membuat laporan,” imbuh Yogie.
Seperti diberitakan sebelumnya, watha Banjar Dinas Lebah, Desa Kaliasem Kecamatan Banjar saling lapor ke polisi pasca peristiwa penganiayaan yang terjadi pada hari Jumat (4/3) lalu sekitar pukul 23.00 Wita. Akibat peristiwa tersebut enam orang mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis di rumah sakit.
Penulis|Wismaya


