ATAMBUA, The East Indonesia – Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo melakukan aksi tanam jagung di lokasi Food Estate Rotiklot, dusun Rotiklot, Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Provinsi NTT wilayah perbatasan Negara RI-RDTL, Kamis (24/03/2022).
Penanaman jagung di lahan seluas 53 hektare ini dilakukan oleh orang nomor 1 Republik Indonesia bersama masyarakat setempat didampingi Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo; Gubernur NTT, Viktor Laiskodat; Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin.
Pantauan awak media The East Indonesia, penanaman ini dilakukan usia Presiden Jokowi meresmikan Kampus Politeknik Ben Mboi, Universitas Pertahanan (Unhan) RI di Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selesai peresmian, Presiden Jokowi langsung menuju lokasi food estate Rotiklot.
Bukan Presiden Jokowi, kalau turun ke Kabupaten Belu maupun secara umum Provinsi NTT dan tidak disambut secara histeris oleh warganya.
Sepanjang perjalanan menuju lokasi food estate Rotiklot blok C, Presiden periode kedua ini menemui pagar betis sembari menerima teriakan sapaan dari masyarakatnya.
Hingga tiba di lokasi penanaman yaitu blok C lahan food estate Rotiklot yang memiliki luas sekitar 16 hektare, masyarakat masih terus meneriakkan nama Presiden Joko Widodo.
Presiden Jokowi pun kemudian turun dari mobilnya dan melakukan pemantauan di lahan food estate serta berbincang dengan Menteri Pertanian, Gubernur NTT maupun Bupati Belu.
Mantan Walikota Solo ini juga kemudian menuju ke area penanaman dan menanam jagung dengan menggunakan alat tanam jagung tancap.
Presiden RI mendorong pergi dan pulang alat yang berisi jagung tersebut hingga batas lahan penanaman.

Setelah itu, Presiden Jokowi menghidupkan air pada sprinkel yang ada pada lokasi tersebut dan mengairi permukaan tanah yang ditanami jagung.
Usai menanam, Presiden RI melakukan dialog dengan masyarakat yang juga ikut menanam jagung di area tersebut.
Untuk diketahui, lokasi food estate Rotiklot, Desa Fatuketi, Kabupaten Belu ini sudah dilakukan penanaman sebanyak dua kali sejak Bulan Agustus 2021 yang lalu dengan total keuntungan mencapai ratusan juta rupiah.
Karena itu penanaman yang dilakukan oleh Presiden RI, Jokowi ini merupakan tanam yang ketiga.
Lokasi food estate Rotiklot sendiri memiliki luas lahan efektif sebesar 53 hektare dengan jaringan perpipaan dari Bendungan Rotiklot, 2 reservoar, dan 159 sprinkel.
Dari 53 hektare tersebut terbagi atas 4 blok yaitu blok A 3,3 hektare, blok B 8,7 hektare, blok C 22 hektare dan blok D 9 hektare.
Sementara itu, data teknis dari bendungan Rotiklot diantaranya memiliki tampungan waduk total 2,6 juta m³ dengan luas genangan 24,94 ha dan luas tangkapan air 11,69 km². (Ronny)


