Tahap pertama proyek, yang akan berjalan selama dua tahun, dimulai pada 2 dan 7 Juni 2022 dengan Program Pelatihan Pendidik yang ekstensif untuk 40 Guru dari 20 sekolah yang berbeda. Salah satu peserta workshop, Bapak Faridi, guru SD It Al Khair Barabai mengatakan, informasi dan teknik yang diberikan akan sangat berguna untuk masa depan dan penting bagi pendidikan anak-anak di sekolahnya. Usai workshop, Mora Siregar, Co-Director MUDFISH NO PLASTIC mengatakan, “Saya sangat senang melihat antusiasme para guru yang menghadiri workshop, dan saya yakin mereka merasakan urgensi dan memiliki semangat untuk membagikan apa yang mereka pelajari. dari MUDFISH NO PLASTIC bersama murid-muridnya.”
Proyek Hulu Sungai Tengah dirancang oleh MUDFISH NO PLASTIC berdasarkan pengalaman sebelumnya melatih para pendidik di Bali bekerja sama dengan East Bali Poverty Project, sebuah yayasan nirlaba di Padangsambian, Bali. Proyek tersebut memberikan 13 guru (untuk tingkat SD, SMP dan SMA) informasi lingkungan yang penting untuk dibagikan kepada siswa. Subyek meliputi plastik sekali pakai dan hubungannya dengan kesehatan dan lingkungan. Selain itu, pendidik diberikan kegiatan kelas untuk digunakan termasuk pelajaran, kuis, kegiatan seni dan kerajinan, dan pemutaran video.


