Upacara Pembukaan Rip Curl Cup Padang Padang 2022, 16 Peserta Undangan Diperkenalkan

15
16 undangan Rip Curl Cup Padang-Padang 2022. Foto : Ist

BADUNG, The East Indonesia – Di bawah langit biru yang sempurna di pantai paling indah di Bukit Peninsula Bali, 16 undangan Rip Curl Cup Padang-Padang 2022 diperkenalkan kepada ratusan penggemar surfing yang memadati pantai Padang Padang untuk menyaksikan dan merayakan awal dari masa tunggu selama sebulan kompetisi tube riding internasional yang unik dan menarik ini.

Setelah dua tahun absen karena pandemi, Rip Curl Cup Padang-Padang 2022 kembali hadir dengan arena yang menarik dan juga beragam dari para undangan internasional dan juga peserta lokal. Diantara para peserta adalah mereka yang sudah pernah bersaing dan kembali lagi, namun ada juga yang akan menjadi penampilan pertama mereka. Upacara pembukaan ini menyatukan semua orang melalui pengenalan kepada publik untuk pertama kalinya, para tamu undangan menikmati hidangan makanan dan minuman, serta menyaksikan Tarian Tradisional Kecak Bali yang begitu menakjubkan saat matahari terbenam di atas Samudera Hindia.

Peserta termuda pada kompetisi kali ini tertuju pada Erin Brooks, yang baru saja menginjak 15 tahun. Ia juga merupakan satu-satunya peselancar wanita yang berkompetisi di Acara Utama Rip Curl Cup Padang-Padang 2022. Hingga tahun ini, Koa Smith adalah pemegang rekor tersebut pada saat berkompetisi di Rip Curl Cup tahun 2007, dimana itu adalah tahun kelahiran Erin.

“Saat itu saya sedang berada di Mentawai dengan Luke Swanson dan kami mencetak ombak yang sangat menyenangkan di Kandui ketika saya mendapat telepon,” kata Erin. “Saya sangat bersemangat karena acara ini memiliki begitu banyak sejarah dengan begitu banyak peselancar yang luar biasa, jadi saya merasa sangat terhormat bisa berada di sini.”

Baca juga :  Real Madrid Juara Liga Champions 2018

Setelah menerima undangan perdananya, Ian Crane dari California berbagi perasaannya kepada para penonton dengan mengatakan, “Diundang ke acara Rip Curl Cup di Padang Padang adalah suatu kehormatan terbesar yang pernah ada…menjadi salah satu dari 8 peselancar internasional untuk melawan 8 peselancar terbaik Indonesia di ombak terbaik di Bali adalah suatu kehormatan.. berada di sini dan menjadi bagian dari upacara ini dan masa tunggu selama sebulan untuk datangnya ombak terbaik, segala sesuatu tentang Rip Curl Cup Padang-Padang begitu istimewa. Indonesia juga salah satu destinasi favorit saya dan Bali khususnya, ombaknya, orang-orangnya, berada di sini bersama semua peselancar hebat dan orang-orang hebat ini…Saya tidak sabar untuk bisa berselancar disini…ini adalah tiket emas bagi saya!”

Pemenang Rip Curl Cup 2019, Benji Brand, yang memiliki keistimewaan menyandang gelar juara tidak hanya 1, tetapi 3 tahun karena acara yang sempat tidak dijalankan selama pandemi menjelaskan perasaannya dengan sederhana, “Hal terbaik dari menjuarai kompetisi ini di tahun 2019 adalah saya harus kembali lagi tahun ini!”

Baca juga :  Korem Wijayakusuma Gelar Goes Bersama

Penerima undangan spesial dalam daftar internasional adalah Rio Waida dari Indonesia, yang saat ini duduk di posisi nomor 1 kompetisi Challenger Series WSL 2022, dan tampaknya menjadi orang Indonesia pertama yang berhasil mengamankan tempat di World Championship Tour 2023.

8 PESELANCAR INTERNASIONAL:
Benji Brand (ZAF)
Mason Ho (HAW)
Erin Brooks (USA)
Nathan Florence (HAW)
Luke Swanson (HAW)
Clay Marzo (HAW)
Ian Crane (AS)
Rio Waida (INA)

Setelah berjuang habis-habisan dalam format baru di kompetisi Rip Curl Cup Trials pada hari Rabu lalu, tanggal 27 Juli 2022, 8 dari 32 peselancar Indonesia berhasil mendapatkan tempat untuk bertanding di kompetisi utama.

Pemenang di kompetisi Trials adalah dua kali juara Rip Curl Cup Made “Bol” Adi Putra, yang pada saat ini berusia 41 tahun dan merupakan pesaing tertua di acara tersebut. “Saya sangat senang bisa masuk di kompetisi utama, karena saya akan berusia 42 tahun pada bulan Agustus ini, jadi saya berharap bisa menjadi juara Rip Curl Cup sebagai hadiah ulang tahun saya,” kata Adi Putra.

Acara Rip Curl Cup tidak akan lengkap tanpa kehadiran legenda Padang-Padang dan juga pemenang dua kali Rip Curl Cup Mega Semadhi, yang berharap untuk mendapatkan kesempatan mengklaim kemenangannya lagi. “Dua tahun terakhir memang berat bagi banyak orang, tetapi ombaknya bagus, meski tidak terlalu ramai, tetapi sekarang dengan acara yang begitu hebat kembali lagi…Saya ingin menang lagi..menjadi yang ke-3!” kata Semadhi.

Baca juga :  Mempora: Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) menjadi Acuan Pemetaan Keolahragaan Nasional

Bisa bersaing pada kompetisi Trials dengan peselancar yang jauh lebih muda tidaklah menjadi masalah bagi spesialis Padang-Padang Mustofa Jeksen, yang mengatakan, “Saya sangat menyukai format uji coba baru, saya pikir itu sangat adil untuk semua orang. Ada banyak wajah baru di lineup, seperti Varun dan Bronson misalnya, yang sangat bagus karena memberikan kesempatan kepada para pemain muda ini.”

8 PESELANCAR INDONESIA:
Made Adi Putra
Mega Artana
Mega Semadhi
Raditya Rondi
Mustofa Jeksen
Agus Sumertayasa
Tommy Sobry
Made “Garut” Widiarta

Dengan total 16 para undangan yang sekarang ini berada di Bali, yang tersisa adalah Ibu Pertiwi untuk memberikan ombak sempurna setinggi 6-8 kaki bagi para peserta kompetisi  yang akan berlangsung selama satu hari, satu pemenang, di acara kompetisi Tube Riding, Rip Curl Cup Padang-Padang.

Menurut James Hendy dari Rip Curl Indonesia, ada badai besar jauh di Samudra Hindia Selatan yang berpotensi untuk datangnya ombak di acara utama bisa pada akhir minggu ini, yaitu sekitar  tanggal 4-5 Agustus. Direktur kontes juga sedang memantau situasi ini dengan cermat, jadi pantaulah terus ripcurl.com untuk status acara terbaru.
It’s On When It’s On!(djk)

Facebook Comments

About Post Author