ATAMBUA, The East Indonesia – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melalui Direktorat Fasilitas Pelayanan Kesehatan menggelar sosialisasi fasilitas pelayanan kesehatan bersama dengan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena bagi masyarakat di daerah Silawan, Kabupaten Belu.
Kegiatan sosialisasi ini digelar di Kantor Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu wilayah Perbatasan langsung Negara RI-RDTL.
Kegiatan sosialisasi dibuka oleh Ketua DPD II Partai Golkar kabupaten Belu, Johanes Jefri Nahak.
Narasumber dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena; Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Donna P. Hutahaean, SKM, M.Kes; dan Dit. Fasyankes Kemenkes RI, Elisabeth Sa Pang Sampelino, ST, MM.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, dr. Ansilla Mutty; Sekertaris Dinas Kesehatan Belu, Sipri Mali; tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat setempat.

Wakil Ketua DPD II Partai Golkar kabupaten Belu, Johanes Jefri Nahak saat membuka kegiatan sosialisasi fasilitas pelayanan kesehatan Direktorat Fasilitas Pelayanan Kesehatan bersama Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan bahwa kehadiran Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena di tempat tersebut mengingat dirinya merupakan caleg DPR RI Dapil NTT II tahun 2019 yang lalu.
“Kehadiran bapak Melki Laka Lena disini untuk memberikan sosialisasi mengenai pelayanan kesehatan. Karena kalau kita tidak sehat pasti kita tidak bisa bekerja,” pungkasnya.
Tanpa memperpanjang kata, Ketua Golkar Belu yang juga adalah Wakil Ketua I DPRD Belu langsung membuka kegiatan tersebut dan memberikan kesempatan kepada Wakil Ketua Komisi IX DPR RI.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena (45 th) dalam sambutannya mengatakan bahwa selain memberikan sosialisasi di Desa Silawan, dirinya bersama Kementerian Kesehatan RI melakukan vaksinasi di Kecamatan Tasifeto Barat dan Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu serta beberapa titik di Kabupaten Malaka.
Pada poin pertama, Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi NTT ini menjelaskan tentang pembangunan kesehatan sebagai perlindungan Hak Asasi Manusia.
“Bapak dan ibu sekalian memiliki hak dalam aspek kesehatan yang perlu dilindungi dan didukung oleh Pemerintah. Sehingga kami di DPR RI, kami terus mendorong agar pembangunan kesehatan di Indonesia khususnya di NTT dan Belu ini bisa menjadi lebih baik lagi. Kami mendukung dengan cara mengawal anggaran untuk aspek kesehatan bisa berjalan secara bagus. Contohnya puskesmas Silawan ini merupakan Anggaran dari pusat,” tandas Melki Laka Lena
Terkait dengan bangunan Puskesmas, Melki Laka Lena berjanji untuk mendorong agar beberapa yang tersisa bisa direalisasikan dalam waktu-waktu mendatang.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI ini menerangkan bahwa DPR RI juga sedang membuat transformasi kesehatan adalah transformasi layanan primer, transformasi layanan rujukan, transformasi sistem ketahanan kesehatan, transformasi sistem pembiayaan kesehatan, transformasi SDM kesehatan, dan transformasi teknologi kesehatan.
“6 transformasi kesehatan ini dibuat oleh Kemenkes RI dalam rangka meningkatkan pembangunan kesehatan di Indonesia,” ujarnya.
Melki Laka Lena menyampaikan bahwa pihaknya juga membantu untuk mengadakan vaksinasi covid-19 dan rapid test antigen bagi masyarakat Indonesia khususnya di NTT dan Kabupaten Belu.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI ini juga terus mendorong pembangunan Rumah Sakit terputus di Kupang agar pasien rujukan dari tiap Kabupaten/Kota bisa dilayani disana.
“Saya Melki Laka Lena berterima kasih kepada bapak mama semua yang juga mendukung kami untuk bisa ada di kursi DPR RI. Tolong jaga perbatasan kita disini, di Silawan sebagai perbatasan negara langsung Negara RI-RDTL,” ungkapnya.
Dalam sesi diskusi, beberapa masyarakat menyampaikan aspirasi untuk memberikan bantuan ambulans jenazah dan pembuatan jamban.
Menjawab permintaan tersebut, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena berkoordinasi dengan pihak Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, langsung memberikan jawaban dapat membantu permintaan tersebut.
“Terkait dengan permintaan masyarakat Silawan di Batas Negara RI-RDTL terhadap bantuan mobil jenazah dan pembangunan jamban. Karena kita gandeng dengan Kementerian Kesehatan maka bantuan tersebut juga langsung bisa direspon dan segera diproses,” ujarnya.
Usai menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI ini melanjutkan kegiatan lainnya di daerah Kabupaten Belu dan Kabupaten Malaka.*** (Ronny)


