Thursday, January 15, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Sukrawan Tidak Ingin Tarung Di Pileg, Lebih Condong Mengincar Eksekutif

SINGARAJA, The East Indonesia – Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Demokrat Wilayah Bali, Dewa Nyoman Sukrawan mengaku pada Pemilu 2024 mendatang tidak ingin ikut kontestasi Pileg. Ia memilih mendorong kader partai yang potensial untuk bisa maju dan memenangkan Pileg 2024 mendatang sehingga banyak kursi bisa diraih.

Siapa tak kenal Dewa Sukrawan, politikus asal Desa Bungkulan Kecamatan Sawan, Buleleng ini sudah malang melintang di dunia perpolitikan Buleleng bahkan di Bali. Dewa Sukrawan pernah duduk sebagai Ketua DPRD Buleleng, Calon Wakil Gubernur Bali yang saat itu bertandem dengan Anak Agung Ngurah Puspayoga, dan terakhir di Pemilihan Bupati Buleleng bertarung dengan incumbent Putu Agus Suradnyana-Nyoman Sutjidra. Sejak itu Sukrawan dipinang Partai Demokrat dan menduduki Jabatan Ketua Bapilu Wilayah Bali karena dianggap piawai dalam strategi berpolitik.

Di tahun 2024 mendatang Sukrawan memberikan peluang kepada para kader potensial dari Partai berlambang Mercy ini bisa menduduki kursi Legislatif, karena ia tidak ingin maju di ajang tersebut. Sukrawan lebih memberikan dorongan dan memberikan strategi pemenangan untuk para kader bisa berjuang optimal.

“Saya tidak ingin maju di Legislatif, saya lebih mendorong kader potensial bisa optimal mendapatkan kursi nantinya,” ucapnya di sela-sela acara Pendidikan Politik Partai Demokrat Buleleng, Kamis (8/12).

Sukrawan memberikan sinyalemen akan maju ke Eksekutif. Bahkan sudah ada 10 persen keinginan dirinya maju kearah tersebut.” Saya ada kearah sana entah itu Bupati, atau di tingkat Provinsi,” imbuhnya.

Jika melihat peta persaingan di ajang Pilkada Bupati Buleleng saat ini, praktis tidak ada calon incumbent yang bertarung. Semua memiliki peluang yang sama pada tahun 2024 mendatang termasuk Dewa Nyoman Sukrawan yang dalam Pilkada 2017 lalu memperoleh suara yang cukup signifikan bahkan menyentuh angka 42 persen lebih. Dengan dukungan militan di akar rumput dan loyalisnya sangat mungkin Sukrawan digadang-gadang menjadi batu sandungan bagi calon-calon bupati yang saat ini sedang menebar pesona turun ke masyarakat maupun dengan memasang baliho besar-besar di setiap wilayah.

Terkait dengan lawan terberat jika nanti maju sebagai calon bupati, Sukrawan mengaku tidak ada lawan yang berat karena semua sama di tahun 2024 nanti. ” Semua berpeluang sama, tidak ada yang diunggulkan karena tidak ada incumbent lagi. Kita lihat saja nanti,” tutupnya.***wismaya

Popular Articles