Wednesday, April 15, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Petani Kembangkan Komoditi Tomat Servo, Wabup Belu : Kuncinya Rajin dan Kerja Keras

ATAMBUA, The East Indonesia – Warga Kelompok Tani (Poktan) Neon Ida, asal Desa Halimodok, Kecamatan Tasifeto Timur mulai mengembangan komoditi tomat jenis servo.

Tomat jenis servo yang baru dikembangkan ini, dipilih karena tahan virus dan bisa bertahan terhadap iklim yang ekstrem sehingga produksi tetap tinggi.

Wakil Bupati Belu, Dr. Drs. Aloysius Haleserens, MM dalam memantau langsung upaya Poktan Neon Ida asal Halimodok tersebut, Jumat (11/11/2022), mengatakan bahwa setelah ditanam, petani dapat menggunakan pupuk dan obat-obatan untuk meningkatkan produksi tomat servo.

“Kuncinya kita harus rajin dan kerja keras. Jika ada hama yang menyerang kita harus semprot,” ucapnya.

Wabup berjanji untuk kembali melihat, setelah tanaman tomat servo ini tumbuh.

“Saya mau lihat cara merawatnya seperti apa. Jangan kerja main-main, karena ini sangat menguntungkan dan bisa menghasilkan ratusan juta rupiah. Apalagi tanah disini subur-subur,” katanya.

Selain itu Wabup Alo Haleserens berpesan kepada anggota kelompok tani untuk terus bangun komunikasi dan koordinasi dengan Kepala Desa dan Aparat Desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan para PPL.

“Selain menanam tomat, juga perlu disisipi dengan tanaman jagung, ubi kayu, kelor dan rumput gajah, agar bisa diberikan pada ternak sapi piaraan,” katanya.

Disamping itu, masyarakat perlu menjaga sumber mata air yang ada dengan tidak sembarang menebang pohon disekitar sumber mata air. Bila perlu tanam lagi pohon seperti jambu air dan beringin supaya terjaga sumber mata airnya.***Ronny

Popular Articles