Friday, January 16, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Wabup Belu Apresiasi Gerakan Tanam Anakan Cendana Para Suster di Sepanjang Motaain Batas RI-RDTL

ATAMBUA, The East Indonesia – Wakil Bupati Belu, Dr. Drs. Aloysius Haleserens, MM mengapresiasi gerakan menanam sepanjang perbatasan Motaain, Indonesia-Timor Leste, yang digagas Suster Provincial asal Indonesia dan Timor Leste. Aksi menanam yang digelar Sabtu (18/11/2022) ini, diawali dengan Pemberkatan oleh Vikjen Keuskupan Atambua, Pater Vincentius Wun, SVD.

Usai pemberkatan, Pastor Paroki Stela Maris Atapupu, Romo Yoris Giri, Pr menyerahkan anakan Cendana kepada Wabup Belu, Wakil Ketua TP PKK, Perwakilan SVD dan SSpS Timor -Timor Leste, untuk ditanam di halaman Kapela St. Michael Motaain, sepanjang dua jalur depan Kapela dan hutan mangrove di kawasan Pantai Motaain wilayah Perbatasan langsung Negara RI-RDTL.

Pantauan, tampak anak-anak SD, Biarawan dan Biarawati Indonesia dan Timor Leste, ASN Dinas Lingkungan Hidup, Perwakilan RS Marianum Halilulik, Unsur TNI-Polri serta seluruh umat antusias menanam anakan hingga selesai.

Setelah menanam, dilanjutkan dengan acara ramah tamah dan panen anggur di kebun anggur Binaan Babinsa Desa Silawan, yang berada di halaman belakang Kapela Santu Michael Motaain.

Wabup Belu, Alo Haleserens pada kesempatan itu, mengatasnamakan Pemerintah Kabupaten Belu menyampaikan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini.

Wabup Belu, Alo Haleserens dan Ibu Wakil Ketua TP PKK Belu foto bersama sebelum melakukan penanaman di Motaain Batas RI-RDTL

“Luar biasa dan ini yang menjadi cita-cita saya (wabup belu, red) dan Bapak Bupati Belu, yang sudah dilakukan oleh para pastor dan suster. Semoga apa yang kita lakukan hari ini memberikan nilai tambah bagi pembangunan insani, rohani serta dorongan dan semangat bagi kita,” tukas Wabup.

Dijelaskan, kegiatan yang diinisiasi para suster Indonesia dan Timor Leste ini sangat luar biasa. Kedepan kegiatan kemanusiaan seperti ini bisa dilaksanakan juga di Timor Leste.

Wabup Belu lantas mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Belu untuk menjaga dan merawat lingkungan sekitar demi kenyamanan anak cucu sebagai generasi penerus.

“Hari ini kita semua terpanggil untuk merawat bumi dan rumah kita, agar senantiasa sehat dan baik untuk kita diami. Itu semua titipan bagi kita untuk nanti dilanjutkan oleh para generasi penerus,” tandas Alo Haleserens.

Ditambahkan, “Kita berharap agar anakan yang sudah diterima dapat ditanam sampai selesai, mengingat kegiatan kemanusiaan ini memberi dampak kelangsungan hidup bagi anak cucu kita kedepan. Patut kita bersyukur karena Tuhan masih memberikan napas kehidupan kepada kita untuk menjaga dan merawat bumi ini.”

Sementara itu, Pastor Paroki Stela Maris Atapupu, Romo Yoris Giri, Pr menyampaikan terima kasih kepada Provincial SSpS Indonesia dan Timor Leste yang memilih lokasi Paroki Atapupu sebagai aksi penghijauan.

“Atas nama umat Stela Maris Atapupu dari Silawan sampai Ainiba, saya menyampaikan terima kasih karena telah memilih lokasi Paroki Atapupu sebagai tempat penghijauan. Ini berkat Tuhan untuk kami di Atapupu,” ucap Romo Yoris.

Romo Yoris Giri juga mengimani kehadiran nyata Santu Arnoldus Yansen ditengah-tengah umat yang sedang menanam anakan pohon di kawasan Kapela Motaain.

“Semoga di Timor perbatasan ini bertumbuh kehijauan dari tangan-tangan yang terberkati hari ini. Kami memilih anakan cendana karena orang mengenal Pulau Timor sebagai Nusa Cendana,” katanya.*** Ronny

Popular Articles