ATAMBUA, The East Indonesia – Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH, FINASIM melepas keberangkatan 18 calon Jemaah Haji asal Kabupaten Belu di Aula Lantai Satu Kantor Bupati Belu, Kamis (08/06/2023).
Pelepasan keberangkatan Calon Jamaah Haji dihadiri oleh unsur Forkopimda Belu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belu, Pimpinan OPD Lingkup Pemda Belu dan Pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia.
Tidak sekedar melepas para calon jemaah haji, Pemerintah Daerah Kabupaten Belu dibawah kepemimpinan Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH.,FINASIM (AT) dan Wakil Bupati Belu, Dr. Drs. Aloysius Haleserens, MM (AHS) pun memberikan dana sebesar Rp. 36.000.000.
Bupati Belu, dokter Agustinus Taolin menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Belu mendukung sepenuhnya calon Jamaah Haji asal Kabupaten Belu untuk menunaikan ibadah haji ditanah suci.
“Pada siang hari ini kita melepas jamaah haji dari Kabupaten Belu untuk menunaikan ibadah haji di tanah suci. Pemerintah juga memberi sedikit bantuan untuk memperlancar perjalanan calon jamaah haji ke tanah suci, sampai kembali ke tanah air Indonesia sebagai Haji yang Mabrur dan Mabruroh,” pungkasnya.
Bupati Belu yang juga adalah seorang dokter spesialis penyakit dalam Konsultan Gastroentero Hepatologi Indonesia berpesan kepada calon jemaah haji untuk mempersiapkan fisik dengan prima dan menjaga semangat kebersamaan dan ikhlas menerima kondisi karena kelembaban udara di tanah suci mencapai 40-an derajat Celsius dengan suhu yang tidak tetap, sehingga mengakibatkan kelembaban dan penguapan yang cukup tinggi.
“Tubuh kita akan kehilangan banyak cairan sehingga salah satu syarat yang harus kita ikuti adalah setiap 10 menit kita minum air satu sampai dua teguk dan bagi jamaah haji yang punya niat baik dan tulus pasti selalu dilancarkan,” tandas dokter Agustinus Taolin.
Ditambahkan, “Indonesia merupakan salah satu negara terbesar dengan jumlah jamaah haji terbanyak di dunia dan Indonesia salah satu negara yang tertib dalam prosesi ibadah haji disana. Sehingga para jamaah haji harus mentaati dan menghormati aturan yang berlaku serta tetap menjaga nama baik bangsa”.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belu, Antonius Ngga Rua, S.Ag menjelaskan bahwa calon Jamaah Haji Kabupaten Belu berjumlah 22 orang, namun ada beberapa orang yang berhalangan sehingga yang siap ke tanah suci tinggal 18 orang.
“Calon Jamaah haji kita akan terbang dari Atambua ke Kupang pada hari Senin, 12 Juni dan selanjutnya bertolak dari Kupang menuju Asrama Haji Emberkasi Surabaya pada Selasa, 13 Juni. Jika tidak ada halangan rombongan jamaah haji kita berjumlah 18 orang akan terbang dari Surabaya menuju ke tanah Suci pada Kamis, 15 Juni. Terima kasih kepada Bupati Belu yang sudah membantu biaya transport kepada para calon jamaah haji Kabupaten Belu,” ungkapnya.
Penulis|Rony|Editor|Christovao


