Monday, January 12, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Dandim 1605/Belu Pimpin Upacara Peringatan HUT TNI ke-78 di Batas Negara RI-RDTL, Simak Penekanan Panglima TNI!

ATAMBUA, The East Indonesia – Komandan Distrik Militer (Dandim) 1605/Belu, Letnan Kolonel Arhanud, Suhardi, S.T menjadi Inspektur Upacara (Irup) dalam peringatan Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (HUT TNI) ke- 78 tahun 2023.

Upacara ini dilangsungkan di Lapangan upacara Makodim 1605/Belu, Kabupaten Belu wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL, pada Kamis pagi, 5 Oktober 2023.

Peserta upacara tersebut, personil Kodim 1605/Belu, Subdenpom IX/1-3 Atambua, Satgas Pamtas RI-RDTL, Polres Belu, Brimob Atambua, PNS Kodim Belu, Satsik/Genderang Sangkakala, Pok Perwira, FKPPI, Pepabri dan LVRI, Pramuka, serta siswa SD dan SMP.

Peringatan HUT Ke- 78 TNI Tahun 2023 mengusung tema “TNI PATRIOT NKRI, PENGAWAL DEMOKRASI UNTUK INDONESIA MAJU.”

Dalam sambutannya, Dandim 1605/Belu, Letkol Arhanud, Suhardi yang membacakan amanat Panglima TNI mengucapkan selamat ulang tahun dan dirgahayu Tentara Nasional Indonesia kepada seluruh prajurit TNI dan ASN dimanapun saat ini bertugas.

Disampaikan, TNI telah hadir dan menjalankan amanah sebagai garda terdepan sekaligus benteng terakhir Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 78 tahun.

“Berbagai ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan terhadap kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan segenap bangsa dan tumpah darah telah berhasil diatasi dengan baik,” urainya.

Dipaparkan pula, berdasarkan hasil survei dari berbagai lembaga survei di tanah air TNI telah mendapat tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi baik di dalam maupun di luar negeri.

“Untuk itu saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh prajurit TNI atas dedikasi, loyalitas dan profesionalisme yang telah ditunjukkan selama ini. Terlepas dari kepercayaan masyarakat dan prestasi yang telah kita raih, TNI tidak boleh terlena karena beragam tantangan yang sedang dan akan kita hadapi tidaklah ringan,” pintanya.

Dikatakan setelah Pandemi Covid-19 mereda, dunia saat ini sedang berusaha memulihkan diri dari krisis pangan, krisis energi dan krisis finansial. Situasi geopolitik dan ekonomi juga dipenuhi dengan ketidakpastian akibat konflik dan krisis di berbagai belahan dunia.Di lingkup nasional, beragam potensi ancaman juga semakin kompleks.

“Untuk itu, momentum ulang tahun ke-78 TNI, harus kita jadikan sebagai bahan introspeksi untuk berbenah demi mewujudkan TNI yang profesional, modern, dan tangguh,” tuturnya.

Pada amanat Panglima yang disampaikan Dandim 1605/Belu,Peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 TNI pada tahun 2023 ini, mengusung tema “TNI PATRIOT NKRI, PENGAWAL DEMOKRASI UNTUK INDONESIA MAJU”, mengandung makna, bahwa kekuatan TNI sebagai komponen utama pertahanan negara, berkomitmen untuk bersinergi dengan seluruh komponen bangsa lainnya dalam mengawal demokrasi untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, maju dan sejahtera.

“Tema ini kita angkat karena salah satu tantangan besar yang dihadapi oleh Bangsa Indonesia dalam waktu dekat adalah pemilihan umum serentak tahun 2024. Dimana akan dilaksanakan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, pemilihan anggota legislatif serta Pilkada serentak di 548 daerah : yaitu pada 38 Provinsi, 415 Kabupaten dan 98 Kotamadya. Kelancaran dan kesuksesan agenda pesta demokrasi tersebut akan sangat menentukan perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara ke depan. Untuk menyikapi kondisi tersebut, para prajurit TNI dituntut untuk peka dan antisipatif terhadap dinamika dan perkembangan situasi bangsa. TNI berkomitmen untuk menjamin keamanan dan kelancaran dalam rangka mewujudkan Pemilu 2024 berlangsung dengan aman, damai dan sejuk,” tandasnya.

Dijelaskan bahwa menghadapi spektrum ancaman ke depan yang semakin luas dan kompleks, tidak terlepas dari dua hal yang sangat menentukan, yaitu perkembangan teknologi dan sistem pertahanan. Negara akan hadir untuk terus meningkatkan kapabilitas pertahanan yang relevan dengan perkembangan teknologi militer terkini, sehingga TNI dapat menjadi kekuatan pertahanan negara yang modern dan mampu berperan aktif serta memiliki daya gentar tinggi di lingkungan strategis, regional maupun global. Pembangunan dan modernisasi kekuatan TNI saat ini tengah dilakukan secara bertahap. Hal tersebut akan terus dilaksanakan dalam rangka menjaga kesinambungan, sesuai dengan kemampuan negara. TNI harus terus melakukan adopsi, inovasi dan rekayasa teknologi mutakhir. Memberdayakan industri pertahanan global dengan memegang teguh semangat kemandirian melalui penguatan industri pertahanan dalam negeri, guna tercapainya postur TNI yang diharapkan. Selain itu, penguatan budaya strategis prajurit TNI harus tetap menjadi pagar serta fondasi utama dalam pertahanan, yaitu TNI yang semakin profesional dan manunggal dengan rakyat.

“Sebagai bentuk perwujudan sistem pertahanan keamanan rakyat semesta (total defence system), yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah maupun sumber daya nasional lainnya, untuk menegakkan kedaulatan negara, melindungi segenap bangsa dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” imbuhnya.

Mengakhiri amanat, Dandim 1605/Belu menyampaikan beberapa penekanan Panglima TNI untuk dipedomani, yakni :

Pertama, tingkatkan terus keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME, sebagai landasan mental pada setiap pelaksanaan tugas.

Kedua, pegang teguh amanat Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI serta jaga terus kemanunggalan dan kepercayaan rakyat kepada TNI.

Ketiga, laksanakan komitmen netralitas TNI. Ikuti peraturan, pedoman, dan perintah yang telah diberikan terkait cara bersikap dan bertindak dalam tahapan pesta demokrasi lima tahunan ini.

Keempat, jalin komunikasi, kerjasama dan sinergitas dengan POLRI, kementrian/lembaga dan komponen bangsa yang lainnya demi tercapainya stabilitas keamanan nasional yang aman, damai dan sejuk.

Kelima, jaga nama baik TNI dimanapun berada, selalu ingat bahwa tindakan sekecil apapun akan berdampak pada institusi TNI secara umum.

“Selamat bekerja dan mengabdi untuk nusa dan bangsa. Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia. TNI Patriot NKRI, Pengawal Demokrasi Untuk Indonesia Maju,” tutupnya.

Hadir dalam kegiatan upacara HUT TNI ke- 78 tingkat Kabupaten Belu diantaranya Sekda Belu, Johanes Andes Prihatin; Ketua DPRD Kabupaten Belu, Jeremias Manek Seran JR; Kepala Kejaksaan Negeri Atambua, Samiaji Zakaria; Kapolres Belu AKBP Richo Nataldo Devallas Simanjuntak; Kapolres Malaka AKBP. Rudy J.J. Ledo; Danyonif Raider Khusus 744/ SYB Letkol Inf Yudhi Yahya; Wadan Satgas Pamtas RI RDTL Yonif 742/SWY Mayor Inf. Ahmad Fadzri; Para Danramil Kodim 1605/Belu; Dan Supdempom IX Subdenpom 3-Atambua; Danki Kavaleri KKA Atambua; Danki Brimob Pelopor Atambua; Danposal AL Atapupu; Danpos AU Bandara A.A.Bere Tallo; Kepala Bea dan Cukai Kabupaten Belu; Kepala Imigrasi Kelas II TPI Atambua; Para Perwira TNI; Asisten I Sekda Belu; Ketua Persit KCK Kodim/1605; Ketua Pengurus Bhayangkari Polres Belu; Kepala Pengadilan Negeri Atambua; Ketua Pengurus Organisasi Dharma Wanita Kabupaten Belu; Para Pengurus Persit KCK Kodim 1605 Belu; Para Purnawirawan TNI; tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat setempat. (Ronny)

Popular Articles