Saturday, January 31, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Tutup Kegiatan Pelatihan Tais Belu dengan Pewarnaan Alam Tahun 2023, Ini Harapan Bupati Belu!

ATAMBUA, The East Indonesia – Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH, FINASIM secara resmi menutup kegiatan pendidikan dan pelatihan Tais Belu dengan pewarnaan alam dalam Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) tahun 2023 di Gedung Wanita Betelalenok Atambua pada Rabu Sore, 13 Desember 2023.

Hadir dalam acara penutupan tersebut, Ketua Dekranasda kabupaten Belu, Dra. Freny Sumantri Taolin; Kadis Perindag Kabupaten Belu, Frans Asten; para Camat, Ketua TP PKK Kecamatan dan pengelola, instruktur serta peserta pendidikan dan pelatihan Tais Belu dengan pewarnaan alam.

Dalam sempat wawancara dengan awak media The East Indonesia, Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH, FINASIM memberikan apresiasi atas kelancaran kegiatan pendidikan dan pelatihan Tais Belu dengan pewarnaan alam dalam Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) tahun 2023.

“Hari ini kita menutup kegiatan pendidikan dan pelatihan Tais Belu dengan pewarnaan alam dalam Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha tahun 2023. Saya, Bupati Belu sangat mengapresiasi keberlangsungan kegiatan ini. Ini kegiatan yang sangat bagus,” pungkasnya.

Ditambahkan, “Kegiatan ini dilakukan kepada 30 wanita, berusia 15 sampai 25 Tahun, putus sekolah atau lulus SMA/SMU dan tidak melanjutkan ke Jenjang Perguruan Tinggi.”

Bupati Belu menegaskan bahwa kegiatan pendidikan dan pelatihan Tais Belu dengan pewarnaan alam sangat penting untuk mempertahankan warisan budaya serta meningkatkan keterampilan masyarakat dalam bidang kerajinan tradisional.

“Dengan melibatkan generasi muda dan memberikan pendidikan yang tepat, kegiatan ini dapat membantu melestarikan keahlian tenun kita di Belu serta kita juga akan mempromosikan pertumbuhan ekonomi lokal,” pinta dr. Agustinus Taolin.

Bupati Belu, Agustinus Taolin yang juga adalah seorang dokter Spesialis Penyakit Dalam, Konsultan Gastroentero Hepatologi Indonesia ini berharap agar peserta kegiatan pendidikan dan pelatihan Tais Belu dapat memperoleh pengetahuan yang luas tentang seni tenun, mengembangkan keterampilan mereka, serta memperoleh pemahaman yang mendalam tentang nilai budaya.

“Ini hasilnya bagus dan kita akan tingkatkan ini, mengelompokkan mereka dalam UMKM tenun di Belu. Mudah-mudahan mereka mampu menjadikan keterampilan menenun mereka sebagai sarana untuk punya kepercayaan diri dengan bisa melihat peluang pekerjaan, menambah penghasilan, membantu keluarga dan bisa meningkatkan kesejahteraan mereka,” imbuhnya.

Ditambahkan, “Semoga mereka kaum milenial inj juga dapat menjadi pelopor dalam melestarikan dan mengembangkan Tais Belu dengan pewarnaan alam.”

Untuk diketahui, usai kegiatan penutupan tersebut, Bupati Belu dr. Agustinus Taolin didampingi Ketua Dekranasda kabupaten Belu, Dra. Freny Sumantri Taolin dan Kadis Perindag Kabupaten Belu, Frans Asten memberikan modal usaha dalam bentuk alat dan bahan menenun Tais Belu serta menyerahkan sertifikat pelatihan bagi masing-masing peserta.

Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama Dekranasda Kabupaten Belu dengan Dekranasda Provinsi NTT, Dekranas Pusat dan Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia.

Kegiatan yang diikuti sebanyak 30 (tiga puluh) orang Perempuan, berusia 15 sampai 25 Tahun, yang sudah dilaksanakan mulai tanggal 23 Oktober 2023 sampai dengan tanggal 02 Desember 2023, selama 200 Jam Pelajaran. Dilaksanakan pada hari Senin sampai Sabtu, Hari minggu dan Hari libur tidak ada kegiatan, dimulai pukul 08:00 sampai pukul 15:00 WITA. (Ronny)

Popular Articles