ATAMBUA, The East Indonesia – Komandan Korem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes,S.E.M.M (56) dengan didampingi oleh Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161 Ny. Paula Luis De Assis Nunes, S.IP melaksanakan kunjungan kerja ke Kodim 1605/Belu, Kabupaten Belu NTT Perbatasan RI-RDTL, Sabtu (23/03/2024).
Dalam kunjungan kerja tersebut, Danrem 161/Ws juga didampingi oleh Kasi Intel Kasrem 161/Ws Kolonel Inf Sentot Dwi Purnomo bersama Ibu, Kasi Ops Kasrem 161/WS Kolonel Inf Herwin Rizayan Iszal, S.I.P., M.Si bersama Ibu.
Kedatangan Danrem 161/WS, Joao Xavier Barreto Nunes bersama rombongan di Makodim 1605/Belu disambut langsung oleh Bupati Belu dr. Agustinus Taolin Sp.PD-KGEH FINASIM ditandai dengan pengalungan kain tais serta diiringi dengan tarian likurai dan dilanjutkan laporan Dandim 1605/Belu.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Danrem 161/Ws pun melakukan tatap muka sekaligus memberikan arahan kepada para prajurit TNI, PNS serta Persit KCK Cabang XVI Dim 1605/Belu yang berlangsung di lapangan hitam Makodim 1605/Belu perbatasan RI-RDTL.
Danrem Joao Xavier Barreto Nunes mengajak seluruh Personel TNI, PNS dan seluruh Ibu-Ibu Persit untuk selalu dan terus bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa kepada Anggota TNI, PNS dan Persit yang beragama muslim.
Danrem 161/Ws Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes menyampaikan bahwa, satuan Kodim 1605/Belu merupakan satuan teritorial yang berbatasan langsung dengan Negara tetangga Timor Leste. Yang mana sebagai garda terdepan NKRI di wilayah Perbatasan RI-RDTL harus pegang teguh jati diri pasukan teritorial, sebelum masyarakat bangun kita sudah harus bangun duluan.
“Kita yang berada di garda terdepan jangan membuat pelanggaran, karena kita di lengan kita membawa Merah Putih untuk itu jagalah keamanan dan ketertiban dihadapan masyarakat dan yang utama adalah hindari permasalahan sekecil apapun” ungkapnya.
Ditambahkan, “sebagai prajurit TNI yang bertugas di perbatasan, harus benar-benar menguasai wilayah perbatasan hal ini sejalan dengan visi dan misi dari Panglima TNI yakni Prajurit TNI yang Prima, Profesional, Responsif, Integritas, Modern dan Adaptif.”
Danrem kelahiran Timor Leste ini juga menyampaikan meminta agar prajurit juga menjalankan program Kasad yakni TNI bersatu dengan alam untuk NKRI dan diperkuat dengan program visi misi Pangdam bahwa Prajurit TNI harus Capable, hadir dan mengabdi untuk rakyat.
“Dalam mendukung program serta visi dan misi dari para pimpinan TNI AD itu, maka Korem 161/Ws juga mendukungnya melalui Jumat Bersih, Sabtu Hijau dan Minggu Seroja yang artinya Sehat Rohani dan Jasmani” pintanya.
Lanjutnya, “kepada seluruh Anggota TNI di beranda terdepan NKRI, lakukan semua tugas dengan hati, kenali, datangi, dan layani dengan hati, dalam setiap pelaksanaan tugas bentuk apapun itu lakukan dengan hati. Karena kalau kerja menggunakan hati dan cinta kasih semua akan ada hasilnya.”
Usai dari Makodim Belu, Danrem 161/Ws Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes,S.E.M.M bersama rombongan mengunjungi Mako Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY, kemudian meninjau pos PLBN Motaain dan selanjutnya bertolak menuju ke Kabupaten Malaka. (Ronny)


