Friday, February 27, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Perayaan Paskah, Bupati Agustinus Taolin Berbagi Kasih dengan Masyarakat di Maudemu

ATAMBUA, The East Indonesia – Bupati Belu, dokter Agustinus Taolin, SpPD-KGEH, FINASIM merangkai perayaan Paskah 2024 dengan berbagi bingkisan bagi masyarakatnya di Desa Maudemu, Kabupaten Belu wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL.

Penyerahan bingkisan paskah bagi masyarakatnya ini dilakukan dalam acara Paskah Umat Kapela St. Yohanes Paulus II Maudemu bersama Bupati Belu, di Maudemu, Kecamatan Lamaknen, Minggu (31/03/2024).

Untuk diketahui, acara Paskah Bersama dihadiri oleh Para Pimpinan OPD, para tokoh masyarakat, Nai Dirun, dan juga Pastor Paroki Weluli Rm. Agustinus Klau, Pr. Acara tersebut dihadiri oleh ratusan umat Paroki Weluli yang berada di Kapela Maudemu.

Penyerahan bingkisan itu diberikan kepada para warga pada acara Paskah Umat Kapela St. Yohanes Paulus II Maudemu bersama Bupati Belu.

Pastor Paroki Weluli di Kecamatan Lamaknen, Rm. Agustinus Klau, Pr dalam acara tersebut mengungkapkan bahwa sangat sulit mencari seorang pemimpin yang sering turun dan mendengar langsung keluhan dari masyarakat.

“Cari pemimpin yang sering turun dan langsung dengar keluhan masyarakat itu sangat susah. Kita harus bangga punya Bupati yang sering turun dan langsung dengar keluhan masyarakat,” tutur Rm. Agus, Pr.

Karena itu, sebagai orang Katolik, Romo Agus Klau meminta seluruh umat di Maudemu untuk bersatu hati dan menguatkan barisan.

“Kita harus bersatu hati dan jangan terpecah-pecah karena kita Orang Katolik,” tegasnya.

Usai sambutan Pastor Paroki, Bupati Belu pun menyerahkan bingkisan kepada para warga yang berkebutuhan khusus dan juga para lansia yang ada di Desa Maudemu.

Sembari menyerahkan bingkisan kepada masyarakatnya, Bupati Belu dokter Agustinus Taolin menyampaikan ucapan selamat paskah kepada masyarakat Desa Maudemu.

“Semoga dengan kebangkitan Tuhan kita Yesus Kristus membawa kedamaian, membawa kebangkitan, untuk kita melakukan kerja sama membangun masyarakat Belu yang Sehat, Berkarakter dan Kompetitif,” ucap Bupati Belu.

Diungkapkan bahwa tidak seberapa yang bisa dia berikan. Akan tetapi, jangan melihat dari nilainya, sebab apa yang diberikan datang dari hati.

“Memang apa yang kamu berikan tidak seberapa nilainya, tapi ini tulus dari hati,” tutur Bupati Belu, Agustinus Taolin yang juga adalah seorang dokter Spesialis Penyakit Dalam, Konsultan Gastroentero Hepatologi Indonesia ini.

Disampaikan pula, kehadiran seorang pemimpin di tengah-tengah masyarakat, merupakan bagian dari kepedulian kepada masyarakat. Dengan turun langsung, diharapkan kita dapat mengenali langsung apa yang diharapkan dan dibutuhkan masyarakat. Dengan begitu masalah tersebut dapat di inventarisir, kemudian dicarikan solusi pemecahannya.

“Kita datang ke desa-desa untuk melihat secara dekat kebutuhan yang menjadi harapan masyarakat, sehingga pimpinan OPD Teknis bisa mengenali dan menyerap kebutuhan masyarakat, yang nantinya di intervensi dengan program-program pemerintah,” katanya.

Kendati anggaran kita masih terbatas untuk belanja infrastruktur jalan, gedung sekolah, listrik, perumahan, rumah ibadah, kesehatan, pertanian, peternakan dan lainnya, tetapi pemerintah masih memiliki kepedulian kepada masyarakat melalui bantuan-bantuan sosial lainnya.

“Tahun ini kita masih memiliki beban anggaran kurang lebih Rp38 miliar untuk Pemilu Kada. Andaikan tidak ada Pemilu Kada, anggaran tersebut kita bisa gunakan untuk belanja traktor atau eksa mini untuk membuka lahan pertanian bagi masyarakat. Saya juga mau sampaikan, sebagai Bupati, saya bangun Belu ini dengan hati bukan mau datang untuk mencari kekayaan,” tandasnya.

Untuk kemajuan Kabupaten Belu, Pemerintah akan terus menggandeng seluruh elemen masyarakat, baik pihak gereja dan adat untuk membangun daerah ini ke arah yang lebih baik.

“Mari sama-sama awasi semua bantuan sosial yang ditujukan kepada masyarakat Belu sehingga benar-benar tepat sasaran dan semuanya bisa di cek ke masyarakat,” ucap Bupati Belu.

Bupati Belu juga mengajak masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan informasi-informasi hoax yang bertujuan mencederai upaya dan kerja keras pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai unsur pemerintah, pihaknya akan tetap menyampaikan dan menceritakan apa yang sudah dibuktikan dan dikerjakan selama tiga tahun kepada masyarakat. Bahwa ada yang masih kurang, akan dibenahi dan yang sudah ada akan dilanjutkan dan tingkatkan kedepan.

“Jadi tidak usah dengar cerita miring atau cerita bohong yang macam-macam, karena menjelang situasi seperti ini pasti banyak orang masuk keluar kampung untuk menyampaikan niat baik dan niat buruk, tetapi mari kita duduk bersama dan bergendengan tangan untuk membangun masa depan dan kemajuan daerah ini,” ajak Bupati Agus Taolin.

Sebagai ucapan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati Belu, dan Sekda Belu saat bingkisan Paskah itu diterima oleh salah satu warga berkebutuhan khusus, Alfonsius Bere Meo, dirinya tak dapat menahan tangis.

Dokter Agustinus Taolin hanya bisa memeluk pria yang biasa disapa Alfons itu dan berusaha menenangkannya.

Usai penyerahan bingkisan Paskah itu, acara dilanjutkan dengan Ramah-Tamah dan tanya jawab bersama masyarakat Maudemu.

Masyarakat Maudemu juga sangat mengapresiasi kepemimpinan Bupati Belu dr. Agustinus Taolin. (Ronny)

Popular Articles