Friday, January 30, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Tekun Berlatih Sejak 6 Tahun Lalu, Klub Putra Angkasa Kapal Bali Tembus Liga 3

DENPASAR, The East Indonesia – Klub sepak bola asli Bali yakni Putra Angkasa Kapal akhirnya tembus ke Liga 3 Nasional yang digelar di Yogyakarta sejak 30 April sampai 8 Mei mendatang. Sebanyak 22 pemain bersama pelatih, official dan manajer telah dilepas secara resmi menuju kota gudeg Yogyakarta pada Jumat sore (26/4/2024). Putra Angkasa Kapal FC menjadi salah satu tim asli Bali yang tembus ke Liga 3 Indonesia. Menariknya, tim ini berasal dari satu desa di Kabupaten Badung yakni Desa Adat Kapal. Mereka memiliki stadion sendiri, fasilitas sendiri dan semuanya didukung oleh desa setempat. Upacara pelepasan ke Yogyakarta dilakukan secara sangat sederhana. Dihadiri oleh pemerintah desa setempat, manajemen Putra Angkasa FC, dan Ketua Komisi IV DPRD Badung Made Swardana serta didukung oleh seluruh masyarakat Desa Adat Kapal, Bali.

Ketua Umum Putra Angkasa Kapal FC, Made Sucipto Rokana mengatakan, tim asuhannya konsisten membangun kualitas baik individu maupun tim sejak 6 tahun lalu. Dan hasilnya sudah bisa dilihat, bahwa Putra Angkasa Kapal FC mampu bersaing dengan beberapa klub ternama di Bali dan sekitarnya hingga melaju ke Liga 3 Indonesia yang digelar di Yogyakarta. “Kami berlatih sejak 6 tahun lalu. Kami buka tipe klub yang hanya berlatih jika ada event atau akan segera bertanding. Kami terus mempersiapkan para pemain dengan sangat cermat dan susah payah. Akhirnya, Tim Putra Angkasa Kapal FC mampu bersaing dengan beberapa klub ternama di Bali dan melaju ke Liga 3 Indonesia di Yogyakarta. Kami optimis akan membawa hasil yang baik,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media.

Saat ini Tim Putra Angkasa Kapal FC memboyong 22 pemain ke Liga 3 Indonesia. Dari 22 pemain tersebut, 70% lebih merupakan putra asli Bali, terutama dari Desa Adat Kapal. Hanya 30% yang diambil dari luar Kapal dan luar Bali. Itu pun melalui seleksi ketat, melalui pertimbangan dengan pelatih kepala dan disesuaikan dengan kebutuhan tim. Sehingga skuad yang bermarkas di Desa Adat Kapal itu dengan percaya diri didukung kualitas tim yang mumpuni mampu mengalahkan tim lainnya, dan melanjutkan untuk ikut ke Liga 3 babak 80 besar di Yogyakarta. Total ada 22 pemain yang diboyong dan diharapkan bisa mencapai hasil positif, bahkan hingga final.

Dari berbagai persiapan selama ini, Made Sucipto meyakini bisa melangkah lebih jauh saat di Liga 3 putaran Nasional babak 80 besar di Yogyakarta bahkan hingga ke final. Dia mengaku kalau ini tidak sesumbar dan tidak merendahkan diri juga. “Namun saya yakin ini sesuai proses. Kami menjalani prosesnya hingga sampai saat ini. Kami menjalani proses itu sudah 6 tahun lalu. Dan proses itu dilakukan bukan karena ada event pertandingan besar, tetapi kami lakukan dengan keyakinan tinggi untuk mengasah skill dan kualitas individu dan tim dengan kemampuan di atas rata-rata,” ujarnya.

Dia menjelaskan, dengan masuk Putra Angkasa Kapal FC ke Liga 3 Indonesia merupakan sejarah tersendiri bagi Putra Angkasa Kapal di Bali. Diyakini trend ini bisa tercipta sejarah baru juga di Yogyakarta nanti. Terkait proses yang dijalani, Made Sucipto menuturkan bahwa Putra Angkasa Kapal berawal dari proses yang sudah dijalani sejak dini seperti pembinaan dan latihan rutin. Maka, ketika ada kegiatan, timnya sudah siap dan terbukti lolos hingga Liga 3 Indonesia. “Kami mempersiapkan diri lebih awal dan ketika kegiatan sudah ada, maka proses itu sudah jalan dan tinggal melaksanakannya. Kami bukan tipikal yang melaksanakan latihan setelah ada kegiatan. Itu bukanlah ciri khas kami,” tegasnya lagi.

Disinggung terkait pemain yang diboyong ke Liga 3 Indonesia ada 22 orang dan 70 persen dari total itu merupakan pemain binaan sejak dini. Sementara sisanya itu pemain yang diambil dari berbagai daerah yang memiliki ciri khas atau sesuai dengan skema permainan yang dimiliki. Maka diyakini pada liga tiga yang berlangsung 30 April – 8 Mei itu, timnya bisa melangkah lebih jauh. “Enam tahun kami membina, tapi itu belum cukup, maka untuk mengcover itu kami merekrut pemain luar. Strategi terkait mental pemain, kami melaksanakan sain sport dan fisik test dan psikotest,” beber Made Sucipto.

Pada liga tiga itu, Putra Angkasa Kapal berada di grup L. Yang mana, grup tersebut dihuni masing-masing oleh klub Persmin, Josal FC Piaman, Serpong City FC dan PS Hizbul Wathan Umi. Melihat klub di grup itu, Made Sucipto meyakini bisa melangkah lebih jauh, karena dirinya sangat paham dengan skema dan yang telah dibangun oleh klub-klub itu. “Saya yakini hasil bisa diraih lebih jauh. Bahkan nantinya hingga ke final. Kami memiliki materi pemain yang bagus,” pungkasnya.*Arnold

Popular Articles