ATAMBUA, The East Indonesia – Bupati Belu, dokter Agustinus Taolin meninjau penampungan air yang dibangun di Masmae, Desa Tukuneno, Kecamatan Tasifeto Barat, pada Senin (08/04/2024).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Belu menjelaskan, kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan dasar bagi manusia. Sehingga perlu adanya peran dari pemerintah guna memberikan fasilitas terhadap air yang bersih dan layak konsumsi bagi masyarakat.
Dikatakan Pemerintah Kabupaten Belu akan melakukan sambungan aliran air bersih ke rumah-rumah penduduk.
Sambungan tersebut bertujuan untuk mendukung program air bersih bagi masyarakat.
“Target kita tahun 2024 mendatang seluruh daerah tercakup akan sumber air bersih dan layak konsumsi. Mari kita bersama berkolaborasi untuk menyediakan air bersih untuk kesehatan masyarakat,” ungkap Bupati Dokter Agustinus Taolin.
Disampaikan pula, pembangunan reservoar serta instalasi air sangat memberikan manfaat bagi masyarakat. Terlebih pada saat musim kemarau nantinya sehingga masyarakat tidak kesulitan dalam memperoleh air bersih.
“Dalam tahun ini akan segera dilakukan sambungan perpipaan dari reservoar tersebut ke rumah-rumah pelanggan. Semoga sambungan ini dapat membantu menyelesaikan persoalan air bersih di Kota Atambua,” pinta Bupati Belu.
Disampaikan pula, reservoar ini juga dibangun untuk melayani Kebutuhan air bersih di Kelurahan Lidak dan Kelurahan Fatukbot.
Dalam waktu dekat akan segera dilakukan 1.300 sambungan perpipaan sampai ke sambungan pelanggan.
“Mudah-mudahan ini menjadi salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Kelurahan Lidak dan Fatukbot sekaligus memenuhi kebutuhan air bersih di Kota Atambua. Mudah-mudahan tahun ini sambungan ke rumah pelanggan bisa mencapai kurang lebih 20%,” ujar Bupati Agustinus Taolin.(Rony)


