SINGARAJA, The East Indonesia – Wajah berseri-seri terpancar dari Paslon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng nomer urut 2, Nyoman Sutjidra-Gede Supriatna saat menggelar kampnaye di Kecamatan Kubutambahan, Kamis (10/10). Pasalnya Paket Sutjidra-Supriatna dijanjikan akan diberikan kemenangan mutlak di Kubutambahan dengan prosesntase kemennagan 70 persen.
Kampanye perdana di Kecamatan Kubutambahan digelar di dua tempat yakni di Desa Depeha dan Desa Tamblang. Kampanye di Desa Depeha yang dipusatkan di kediaman mantan Perbekel Depeha, Dolger. Disini, Ketua Tim Pemenangan Kecamatan Kubutambahan Wayan Masdana yang juga Ketua PAC PDI Perjuangan Kubutambahan bersama massa pendukung fanatiknya siap memenangkan Paslon JOSS24 minimal 70 persen dan maksimal 80 persen.
“Kubutambahan siap memenangkan JOSS24 minimal 70 persen dan maksimal 80 persen,” ucap Masdana didukung seluruh massa yang hadir.
Dalam penyampaian visi-misi dan program kerjanya, Cabup Sutjidra memaparkan tentang potensi perkebunan yang dimiliki Desa Depeha seperti mangga terutama mangga harum manis yang selama yang menjadi ikon desa itu.
Sayang, kata Stujidra, masalah muncul saat panen raya, buah mangga dijual dengan harga yang sangat murah. Bukan hanya itu, mangga Depeha dibeli para tengkulak dari Jawa lalu dipacking di Jawa menggunakan nama kabupaten tertentu di Jawa sebagai mangga produk kabupaten itu.
“Padahal mangga Depeha. Mangga yang dapat predikat juara satu itu mangga Depeha. Masalahnya setelah dijual petani, dibawa ke Jawa, dicap sebagai Mangga Probolinggo, lalu dibawa lagi ke Bali, dijual di Bali,” ucap Sutjidra.
Untuk itu, bila JOSS24 terpilih maka sudah disiapkan solusi berupa teknologi pasca panen berupa iradiator gamma atau mesin pengawet buah pasca panen dimana buah bisa bertahan hingga 3 bulan sampai 6 bulan.
“Kalau buah dimasukkan ke alat ini, bisa bertahan antara 3-6 bulan. Nantinya, saat harga buah jatuh maka buah-buah bisa melalui proses iradiator gamma sehingga masa simpan menjadi lebih panjang. Kalau harganya bagus, baru dilepas. Sehingga petani juga bisa dapat harga yang wajar,” ujarnya.
Sutjidra juga berjanji akan menyiapkan pelatihan pengolahan pasca panen. Sehingga tumbuh UMKM baru di desa tersebut.
“Kalau over produksi, mangga bisa diolah jadi keripik atau asinan. Ini bisa menggerakkan UMKM juga,” ungkap Sutjidra.
Pendapat senada juga disampaikan Cawabup, Gede Supriatna. Ia kembali menegaskan bahwa dengan pengalaman selama berada di eksekutif dan legislative, JOSS 24 mengetahui berbagai persoalan dan kendala di sektor pertanian dalam arti luas.
Supriatna mengingatkan kembali warga Kecamatan Kubutambahan untuk memilih Calon Bupati dari Kubutambahan yakni dr Nyoman Sutjidra, Sp.OG.
“Sudah nyame jadi Calon Bupati untuk apa harus memilih yang jauh-jauh. Jangan hanya dari desa itu saja. Di Buleleng ada 129 desa (dan 19 kelurahan), jadi harus bergilir lah,” pungkas Supriatna.*Wismaya


