Thursday, March 5, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Banyak Jalan Warisan Yang Dikerjakan Willybrodus Lay Rusak, Bupati Dokter Agustinus Perbaiki Aspal Perkotaan Termasuk Depan Gereja Anugerah Atambua

ATAMBUA, The East Indonesia – Beberapa ruas jalan dalam kota Atambua, Kabupaten Belu wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL terus diperbaiki pada masa kepemimpinan Bupati Belu, dokter Agustinus Taolin, SpPD-KGEH, FINASIM dan Wakilnya, Dr. Aloysius Haleserens, MM.

Dilansir, OKENTT, ada pula ruas jalan yang baru selesai dikerjakan pada 2019 dan 2020 masa kepemimpinan Willybrodus Lay menjadi Bupati Belu yang memiliki prioritas pembangunan infrastruktur jalan tapi sudah mulai rusak dan berlubang.

Pantauan media Oke NTT yang ditulis Wartawan berinisial MM ini pada Rabu 13 April dan Sabtu 16 April 2022, beberapa ruas jalan seketika berubah jadi kolam saat setelah hujan dan kondisi ini membahayakan pengguna kendaraan bermotor.

Beberapa titik jalan yang dipenuhi lubang sudah dibiarkan bertahun-tahun.

Namun ada juga ruas jalan yang baru selesai dikerjakan pada 2019 dan 2020 tapi sudah mulai rusak dan berlubang.

Berikut sejumlah ruas jalan dalam kota Atambua yang dipenuhi lubang yang dipantau awak media ini.

1. Perempatan pasar baru depan Toko Kharisma. Di titik jalan ini lubangnya sudah memenuhi badan jalan.

2. Ruas jalan dari Haliren menuju terminal Lolowa.

3. Perempatan kantor Bupati. Meski baru diperbaiki belum lama namun sudah ada lubang menganga di jalan yang setiap hari dilintasi Bupati, Wakil Bupati dan ASN yang berkantor di kantor Bupati Belu.

4. Ruas jalan dari arah lampu Toko Modern menuju tanjakan Mangga Dua.

5. Jalan Lilin di kelurahan Tulamalae. Ruas jalan ini juga kondisinya memprihatinkan.

6. Jalan di sebagian kelurahan Manumutin.

7. Ruas Jalan di Pasar Lama persis Depan toko Bintang Mas Bakeri juga sudah lama selalu menjadi langganan kolam saat hujan.

8. Ruas jalan di Pertigaan Toko Sinar Jaya

9. Ruas jalan di Tini tepat di depan Toko Serafim juga terdapat kolam.

10. Ruas jalan dari perempatan lampu merah Toro menuju Nekafehan.

Meski jalan ini belum lama diperbaiki namun sudah terdapat lubang di sepanjang jalan.

Selain 10 titik yang disebutkan di atas, masih ada ruas jalan lain yang rusak namun belum terpantau.

Tidak hanya jalan berlubang. Kondisi drainase di sejumlah titik dalam kota Atambua juga nampak buruk dan memprihantinkan.

Akibatnya, saat hujan air meluap dan menggenangi badan jalan.

Sumber lain dari NTTOnlinenow.com, Pekerjaan proyek pelebaran ruas jalan I.J Kasimo serta trotoar dalam Kota Atambua masih menyisahkan ‘masalah’.

Untuk diketahui, pekerjaan pelebaran ruas jalan dan trotoar I. J Kasimo satu paket dengan jalur Samsat hingga Nekafehan atau pengadaan jalan dalam Kota sejak Juni 2019 lalu gunakan dana senilai Rp.13.448.000.000 bersumber dari APBD II Belu tahun 2019 lalu. Pelaksana proyek PT. Kurnia Mulia Mandiri dengan Konsultan Pengawas, CV. Bina Cipta Utama.

Melihat kondisi jalan yang ada di kabupaten Belu ini, Bupati Belu dokter Agustinus Taolin bersama Wakil Bupati, Dr. Aloysius Haleserens dengan keterbatasan anggaran yang ada di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Belu terus memberikan perhatian yang terbaik bagi masyarakatnya.

Pada masa kepemimpinan Bupati Belu, Agustinus Taolin yang juga adalah seorang dokter Spesialis Penyakit Dalam, Konsultan Gastroentero Hepatologi Indonesia ini mampu mengeksekusi jalan-jalan dalam perkotaan Atambua pada Tahun Anggaran 2023 dan Tahun Anggaran 2024.

Dengan masa kepemimpinan yang hanya 3,5 tahun, Bupati Belu, dokter Agustinus Taolin dan Wabup Belu, Dr. Aloysius Haleserens memperbaiki jalan rusak yang pernah di bangun di era kepemimpinan Willybrodus Lay dan juga membuat jalan yang ditinggalkan Willybrodus Lay dalam kondisi rusak.

Sebut saja jalan dari cabang serikat (depan kantor JNE) – perempatan toko Kharisma – Kantor cabang BRI Atambua sampai Tugu Puskot lama berhasil diperbaiki.

Ada juga jalan depan Rumah Sakit Tentara – perempatan kantor Bupati sampai tugu patung Kuda.

Perbaikan jalan dari perempatan Sentral sampai Bandara A.A Bere Tallo Atambua dan Ruas Jalan di Pasar Lama persis Depan toko Bintang Mas Bakeri dan Ruas jalan di Pertigaan Toko Sinar Jaya serta Pasar Ikan di Pasar Lama Atambua – Pertamina Fatubenao sampai Ainaren.

Perbaikan jalan khusus kelurahan Manumutin, pembangunan jembatan Weaituan 1 di kecamatan Atambua Barat, pembangunan jalan lingkungan kelurahan Tulamalae bahkan jalan M.T Hariyono mulai dari Cabang Bintang Tenu sampai Cabang Pak Rey (area Tenukiik).

Terdapat pula jalan yang rusak dan ditinggalkan dari cabang sosial lama – cabang serikat – gereja Anugerah Atambua berhadapan dengan rumah seorang Kontraktor, Willybrodus Lay (Mantan Bupati) – Terminal Lolowa – cabang Gereja Tukuneno sampai cabang Belu Express.

Ada pula jalan yang tidak diperbaiki jaman Willy Lay yakni jalan Cabang SDK Fatubenao sampai Ainaren dan didepan kantor Lurah Fatubenao.

Bahkan jalan dari Ainaren – Yonif 744 sampai cabang Weluli yang dikerjakan menggunakan APBD Provinsi NTT 2024 atas koordinasi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Belu. (Ronny)

Popular Articles